Jemaah Haji Asal Majalengka
INNALILLAHI, 3 Jemaah Haji Majalengka Gagal Berangkat 2026, Dua Wafat dan Satu Hamil
Tiga jemaah haji asal Kabupaten Majalengka gagal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Dua jemaah dari kloter 6 batal
Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Ringkasan Berita:
- Tiga jemaah haji asal Kabupaten Majalengka gagal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026.
- Dua jemaah dari kloter 6 batal karena satu meninggal dunia dan satu dalam kondisi hamil, sementara satu jemaah dari kloter 23 juga meninggal dunia. Meski demikian, keberangkatan jemaah lainnya tetap berjalan sesuai jadwal.
- Kemenhaj Majalengka memastikan tiga calon jemaah haji tidak jadi berangkat pada 2026, terdiri dari dua orang di kloter 6 dan satu orang di kloter 23.
Laporan Kontributor Adim Mubaroq
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Tiga jemaah haji asal Kabupaten Majalengka dipastikan gagal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Dua di antaranya berasal dari kloter 6, sementara satu lainnya dari kloter 23.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Majalengka, Abu Mansyur, menjelaskan satu jemaah kloter 6 asal Kecamatan Kasokandel meninggal dunia, sementara satu jemaah lainnya dari Kecamatan Kertajati batal berangkat karena kondisi hamil.
“Kloter 6 sebanyak 439 orang. Namun satu orang wafat dan satu orang hamil, sehingga total yang berangkat menjadi 437 orang,” kata Abu Mansyur saat pelepasan jemaah di Pendopo Majalengka, Sabtu (25/4/2026).
Baca juga: 97 Jemaah Lansia Asal Majalengka Siap Berangkat Haji 2026, Ini Pesan Bupati Eman Suherman
Sementara itu, satu jemaah dari kloter 23 asal Kecamatan Talaga juga dilaporkan meninggal dunia sebelum keberangkatan.
“Kloter 23 sebanyak 163 jemaah, namun satu orang wafat, sehingga total menjadi 162 orang,” ujarnya.
Kloter 6 dijadwalkan berangkat melalui embarkasi Kertajati pada Minggu (26/4/2026), sedangkan kloter 23 akan terbang pada 8 Mei 2026.
Meski ada jemaah yang batal berangkat, pihak Kemenhaj memastikan seluruh proses keberangkatan jemaah lainnya tetap berjalan sesuai jadwal.
Baca juga: 97 Jemaah Lansia Asal Majalengka Siap Berangkat Haji 2026, Ini Pesan Bupati Eman Suherman
Diberitakan sebelumnya, Sebanyak 97 jemaah haji asal Kabupaten Majalengka masuk dalam kategori lanjut usia (lansia) pada musim haji 2026. Mereka tersebar di empat kloter keberangkatan.
Kepala Kantor Kemenhaj Majalengka, Abu Mansyur, menyebutkan total jemaah haji asal Majalengka tahun ini mencapai 729 orang.
“Dari 729 orang jemaah haji, 97 orang merupakan lansia,” kata Abu Mansyur di pendopo Majalengka.
Ia juga mengungkapkan, jemaah tertua berusia 87 tahun berasal dari Kecamatan Lemahsugih, sedangkan jemaah termuda berusia 17 tahun dari Kecamatan Jatiwangi.
Baca juga: UPDATE Terkini Harga Emas di Ciayumajakuning, Antam, UBS dan Galeri24 Sama-sama Menguat
Khusus di kloter 6, terdapat 12 jemaah yang harus menggunakan kursi roda selama perjalanan ibadah haji.
Sementara itu, Bupati Majalengka Eman Suherman mengingatkan para petugas haji agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, terutama dalam melayani jemaah yang sakit dan lansia.
| 97 Jemaah Lansia Asal Majalengka Siap Berangkat Haji 2026, Ini Pesan Bupati Eman Suherman |
|
|---|
| BREAKING NEWS- 170 Jemaah Haji Majalengka Tiba Hari Ini, Ini Jadwal Kedatangan di BIJB Kertajati |
|
|---|
| 2 Jemaah Haji Asal Majalengka Wafat di Tanah Suci, Satu Masih Dirawat, Dapat Klaim Asuransi |
|
|---|
| Besok Lusa, Kloter Kedua Jemaah Haji Asal Majalengka Diberangkatkan, Ini Jadwal Keberangkatannya |
|
|---|
| 15 Jemaah Haji Asal Majalengka Masuk Kategori Prioritas Lansia, Begini Tahapan yang Harus Dijalani |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/berikut-kumpulan-doa-yang-wajib-diektahui-saat-hendak-beribadah-haji.jpg)