Ketua DPRD Kuningan Ikuti Retreat
Digembleng di Akmil 6 Hari, Ketua DPRD Kuningan Bongkar Penguatan Kepemimpinan Nasional
Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, menyebut retreat Lemhannas di Akmil Magelang memberikan penguatan wawasan kepemimpinan
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Ringkasan Berita:
- Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, menyebut retreat Lemhannas di Akmil Magelang memberikan penguatan wawasan kepemimpinan dan isu strategis global. Kegiatan ini diikuti ketua DPRD se-Indonesia selama enam hari.
- Retreat Lemhannas yang diikuti Ketua DPRD Kuningan memberikan pemahaman mendalam tentang kepemimpinan, empat pilar kebangsaan, serta dinamika geopolitik.
- Materi disampaikan langsung oleh Presiden, menteri, dan tenaga profesional, menjadi bekal penting bagi pimpinan daerah.
Laporan Kontributor Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM- Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, menilai kegiatan Retreat Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang diselenggarakan Lemhannas RI di Akademi Militer (Akmil) Magelang memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas kepemimpinan dan pemahaman isu strategis global.
Selama enam hari mengikuti kegiatan bersama para ketua DPRD dari seluruh Indonesia, ia mengaku memperoleh pengalaman baru yang memperkaya perspektif sebagai pimpinan daerah. Menurutnya, meskipun pernah mengikuti kegiatan serupa sebelumnya, retreat kali ini terasa berbeda karena diikuti oleh para ketua DPRD se-Indonesia.
“Ini pengalaman yang sangat berharga, walaupun sebelumnya pernah mengikuti kegiatan Lemhannas, tetapi kali ini berbeda karena pesertanya para ketua DPRD se-Indonesia,” ujarnya.
Baca juga: UPDATE Harga Emas Antam di Cirebon dan Kuningan Hari Ini, Turun Rp 50 Ribu Per Gram
Ia juga menjelaskan, para peserta menerima materi langsung dari Presiden RI, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, serta tenaga profesional Lemhannas.
Materi yang disampaikan mencakup kepemimpinan, empat pilar kebangsaan, hingga isu geopolitik dan geostrategis.
Baca juga: UPDATE Harga Emas Antam di Cirebon dan Kuningan Hari Ini, Turun Rp 50 Ribu Per Gram
“Materi yang diberikan meliputi kepemimpinan, empat pilar kebangsaan, hingga dinamika geopolitik dan geostrategis,” katanya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—tidak bisa dipahami secara sederhana karena berkaitan erat dengan karakter dan jati diri bangsa.
Baca juga: UPDATE Harga Emas Antam di Cirebon dan Kuningan Hari Ini, Turun Rp 50 Ribu Per Gram
“Kelihatannya sederhana, tapi jika didalami sangat luas. Bicara keindonesiaan itu kompleks,” ucapnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta juga rutin melakukan diskusi terkait persoalan kedaerahan yang nantinya dapat menjadi bahan evaluasi untuk diterapkan di daerah masing-masing, termasuk di Kabupaten Kuningan.
| Persib Ingatkan Aremania Tak Hadir di Stadion GBLA Pada Jumat Ini |
|
|---|
| Antrean Haji di Cirebon Capai 29 Tahun: Daftar Usia 30 Tahun, Berangkat Sekitar Usia 60 Tahun |
|
|---|
| Kebakaran Melanda Tempat Penyimpanan Barang Bekas di Cirebon, 2 Bus Rongsok Hangus |
|
|---|
| Viral TKW Minta Keadilan, Polisi Buru Tersangka Pelecehan Anak di Majalengka |
|
|---|
| Detik-detik Siswa SMP Nekat Panjat Tower BTS di Cirebon, Dipicu Rebutan HP dengan Kakak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Peserta-Retreat-Lemhannas-RI-Peserta-Termasuk-Ketua-DPRD-Kuningan.jpg)