Stunting Kuningan Jadi Perhatian Serius
Hari Kartini, Wabup Kuningan Tuti Andriani Pimpin Perang Lawan Stunting
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, menegaskan penanganan stunting harus dilakukan secara serius dan kolaboratif lintas sektor
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Ringkasan Berita:
- Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, menegaskan penanganan stunting harus dilakukan secara serius dan kolaboratif lintas sektor, dengan fokus pada kelompok prioritas dan lima kecamatan lokus tahun 2026.
- Dalam rapat koordinasi TPPS di Kuningan, Tuti Andriani menekankan bahwa stunting masih menjadi tantangan yang perlu ditangani secara terpadu.
- Pemerintah daerah menetapkan lima kecamatan prioritas dan mendorong intervensi menyeluruh, mulai dari remaja putri hingga balita.
Laporan Kontributor Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM- Momentum Hari Kartini 2026 dimanfaatkan Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, untuk memperkuat komitmen percepatan penurunan stunting. Hal itu disampaikan saat memimpin rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, Selasa (21/4/2026).
Dalam arahannya, Tuti menegaskan bahwa persoalan stunting masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan penanganan berkelanjutan dan terarah.
"Perkembangan data terbaru, menunjukkan masih adanya tantangan di lapangan yang perlu direspons melalui langkah yang lebih terarah, terpadu, serta berbasis kolaborasi lintas sektor," ujarnya.
Baca juga: Detik-detik Siswa SMP Nekat Panjat Tower BTS di Cirebon, Dipicu Rebutan HP dengan Kakak
Ia menekankan bahwa upaya penanganan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan berbagai pihak.
"Hal ini tentu diperlukan sinergi kuat antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader, hingga masyarakat," katanya.
Menurutnya, stunting merupakan persoalan multidimensi yang tidak hanya berkaitan dengan asupan gizi, tetapi juga dipengaruhi kondisi sosial ekonomi, pola asuh, hingga kualitas lingkungan seperti sanitasi dan akses air bersih. Karena itu, pendekatan penanganannya harus menyeluruh melalui intervensi spesifik dan sensitif yang terintegrasi.
Baca juga: Viral Video TKW Majalengka Minta Keadilan, Dua Anaknya Jadi Korban Perbuatan Asusila oleh Kerabat
Upaya percepatan difokuskan pada kelompok prioritas, mulai dari remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita, dengan penekanan pada pemenuhan gizi seimbang dan pemeriksaan kesehatan rutin.
Pemerintah Kabupaten Kuningan sendiri telah menetapkan lima kecamatan sebagai lokus prioritas penanganan stunting tahun 2026, yakni Cigandamekar, Garawangi, Selajambe, Cigugur, dan Cidahu, guna memastikan intervensi lebih tepat sasaran dan berdampak nyata.
"Penanganan stunting bukan hanya tugas pemerintah, tetapi gerakan bersama untuk menyiapkan generasi Kuningan yang sehat dan berkualitas," tegasnya.
Baca juga: Gawang Persib Bandung Kebobolan Empat Gol di Dua Laga, Ini Komentar Bojan Hodak
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, Edi Martono, mengungkapkan sejumlah temuan di lapangan.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap balita, ditemukan adanya indikasi masalah kesehatan seperti anemia, kondisi berat badan yang belum optimal, serta penyakit penyerta di antaranya tuberkulosis (TB), infeksi saluran pernapasan, hingga kelainan kongenital," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa stunting tidak hanya berkaitan dengan kekurangan gizi, tetapi juga dipengaruhi faktor kesehatan lainnya sehingga membutuhkan penanganan yang komprehensif.
Baca juga: Viral TKW Minta Keadilan, Polisi Buru Tersangka Pelecehan Anak di Majalengka
Selain itu, peningkatan kesadaran masyarakat juga dinilai penting agar orang tua lebih aktif memanfaatkan layanan kesehatan bagi anak.
Dinas Kesehatan pun terus mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk memperkuat peran kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), agar intervensi di tingkat keluarga berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.
| Detik-detik Siswa SMP Nekat Panjat Tower BTS di Cirebon, Dipicu Rebutan HP dengan Kakak |
|
|---|
| Laga Persib VS Dewa United Digelar Tanpa Penonton, Bojan Hodak: Itu Merupakan Kerugian |
|
|---|
| Viral Video TKW Majalengka Minta Keadilan, Dua Anaknya Jadi Korban Perbuatan Asusila oleh Kerabat |
|
|---|
| Gawang Persib Bandung Kebobolan Empat Gol di Dua Laga, Ini Komentar Bojan Hodak |
|
|---|
| Lupakan Hasil Imbang Lawan Dewa United, Persib Bandung Kini Fokus Lawan Arema FC |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Hari-Kartini-Wabup-Kuningan-Tuti-Andriani-Pimpin-Perang-Lawan-Stunting.jpg)