Senin, 20 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

SPMB 2025

SPMB 2025 Majalengka, Ini Jumlah Kuotanya, Disdik Pastikan Transparan

SPMB 2025 tingkat SMP di Majalengka sebentar lagi akan dimulai. Ini persiapan Dinas Pendidikan.

Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Kantor Dinas Pendidikan Majalengka. 

Laporan Kontributor Adim Mubaroq 

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Menjelang pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP tahun 2025, Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka memastikan seluruh persiapan berjalan tanpa hambatan. 

Kepala Dinas Pendidikan, Rd Muhammad Umar Ma’ruf mengatakan kesiapan teknis dan sistem penerimaan sudah mencapai tahap optimal, didukung koordinasi lintas bidang yang terus dilakukan secara intensif.

“Persiapan terus kita komunikasikan. Hingga hari ini belum ada laporan kendala dari bidang-bidang terkait. Artinya, kita sudah siap untuk melaksanakan SPMB di Kabupaten Majalengka,” ujar Umar saat ditemui, Kamis (12/6/2025).

Dalam pelaksanaan SPMB tahun ini, skema seleksi dirancang lebih transparan dengan proporsi kuota yang jelas.

Jalur domisili menjadi jalur utama dengan kuota sebesar 50 persen, diikuti oleh jalur prestasi sebesar 25 persen, afirmasi sebesar 20 persen, dan jalur mutasi atau perpindahan orang tua sebesar 5 persen.

“Komposisi ini kami sesuaikan dengan kondisi lapangan dan kebutuhan pemerataan akses pendidikan. Harapannya, tidak ada lagi kekhawatiran dari orang tua atau siswa soal ketimpangan distribusi,” katanya. 

Untuk mengantisipasi kelebihan daya tampung yang sempat menjadi kendala pada tahun sebelumnya, Dinas Pendidikan telah melakukan berbagai penyempurnaan.

Salah satu langkah strategis adalah integrasi sistem antarsekolah, seperti antara SMP Negeri 3 dan SMP Negeri 4, guna mendukung distribusi siswa secara merata.

“Sekarang sudah ada link antara sekolah. Jadi kalau satu sekolah sudah penuh, sistem bisa langsung mengarahkan pendaftar ke sekolah lain yang masih memiliki kuota. Ini untuk menghindari penumpukan siswa di satu titik saja,” jelasnya.

Umar juga menegaskan, kesiapan tidak hanya soal teknis, tetapi juga menyangkut infrastruktur pendidikan yang terus ditingkatkan melalui sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Hal ini mencakup ketersediaan ruang kelas, fasilitas belajar, serta sistem digitalisasi pelayanan.

“Kita terus berupaya meningkatkan performa infrastruktur pendidikan agar pelaksanaan kegiatan belajar mengajar semakin optimal,” ucapnya.

Dengan skema yang lebih adil, sistem terintegrasi, dan kesiapan menyeluruh, SPMB 2025 di Kabupaten Majalengka diharapkan menjadi momentum penting dalam mewujudkan pendidikan yang merata, inklusif, dan berkualitas bagi seluruh anak usia sekolah.

Baca juga: Ada Jalur Domisili Pada SPMB 2025, Ini Jumlah Sekolah di Majalengka dan Imbauan Kadisdik

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved