Diprotes Musisi, Pemkot Cirebon Buka Suara Soal Larangan Live Music Selama Ramadan
Pemkot Cirebon akhirnya merespons protes dari musisi terkait larangan live music di restoran dan kafe selama bulan Ramadan
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon akhirnya merespons protes dari musisi terkait larangan live music di restoran dan kafe selama bulan Ramadan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya menyatakan, bahwa pihaknya telah menerima keluhan tersebut dan telah melaporkan hasil evaluasi kepada Wali Kota Cirebon.
“Ya baik, kami (pemerintah daerah dalam hal ini Disbudpar) menerima masukan dan kritik tersebut dengan hati terbuka."
"Sangat menerima karena mereka bagian dari ekosistem pariwisata dan dengan kebijakan pemerintah daerah terdampak,” ujar Agus saat dikonfirmasi Tribun, Rabu (19/3/2025) sore.
Baca juga: Geger, Mayat Pria Ditemukan di Belakang Lapangan Futsal Larangan Cirebon, Ini Kata Polisi
Meski begitu, Agus belum bisa memastikan apakah evaluasi tersebut akan berujung pada perubahan kebijakan dalam waktu dekat atau baru diterapkan tahun depan.
“Kami merespons keluhan dari teman-teman musisi, yaitu untuk jadi bahan evaluasi."
"Kami sudah menyampaikan ini kepada pimpinan untuk menjadi bahan pertimbangan."
"Namun demikian, kami belum dapat memastikan apakah evaluasi ini akan menentukan keputusan pimpinan dalam waktu dekat ini atau tidak."
"Apakah di sisa waktu puasa ini masih ada evaluasi atau menjadi evaluasi untuk tahun depan," ucapnya.
Agus menegaskan bahwa pihaknya sudah menyusun laporan dan menyerahkannya kepada Wali Kota Cirebon, termasuk mengenai ketidaksesuaian aturan dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Cirebon Nomor: 500.13.1/SE.5-DISBUDPAR.
Seperti diketahui, kebijakan Pemkot Cirebon terkait larangan live music menuai kritik dari sejumlah musisi.
Salah satunya adalah Charlie Van Houten, vokalis Setia Band asal Cirebon.
Baca juga: Pemkot Cirebon Larang Live Music Saat Ramadan, Musisi Denny Chasmala Angkat Bicara
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @charly_setiaku, Charlie menilai larangan tersebut berdampak besar terhadap musisi lokal yang menggantungkan hidup dari live performance.
“Saya mendapatkan kabar bahwa pemerintah kota Cirebon melarang adanya live musik di restoran-restoran dan di kafe-kafe selama bulan Ramadan,” jelas Charlie dalam unggahannya yang dikutip Tribun, Rabu (19/3/2025).
Pengamat Sebut Pemkot Cirebon Abai Atasi Masalah TPA Kopi Luhur: Jangan Asal Pembenaran |
![]() |
---|
Pesan Tajam Ulama Benda Kerep ke Pemkot dan DPRD: Jangan Ingat Argasunya Hanya Saat Pemilu |
![]() |
---|
Masuk Database BKN Tapi Belum Jadi PPPK, Ini Harapan 528 Honorer Kepada Pemkot Cirebon |
![]() |
---|
Berkaca dari Kisah Tasmi, Pemkot Cirebon Imbau Calon TKI dan TKW Gunakan Jalur Resmi |
![]() |
---|
Mundur dari Rencana Awal, Pengecoran Jalan Ciremai Raya Kota Cirebon Akan Dimulai Juli 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.