Bencana Alam Terjadi di Sejumlah Daerah, Pj Bupati Kuningan Turun Langsung Lakukan Hal Ini

Pj Bupati Kuningan Iip Hidajat turun langsung ke sejumlah lokasi bencana alam di daerahnya.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: taufik ismail
Tribun Cirebon/Ahmad Ripai
Pohon tumbang yang terjadi di Kuningan, Selasa (5/3/2024) malam. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Peristiwa bencana alam yang berlangsung di sejumlah daerah di Kuningan membuat Penjabat Bupati Kuningan, Raden Iip Hidajat, bersama rombongan petugas BPBD Kuningan turun langsung dan memastikan warga Kuningan aman dari ancaman atau dampak bencana alam tersebut.

"Dalam penanganan dan evakuasi, petugas BPBD dan gabungan, tentu harus waspada dengan kondisi daerah yang terjadi bencana alam."

"Seperti di Desa Benda yang terendam, kami minta pastikan warga selamat dan aman dari ancaman atau dampak banjir akibat luapan air Sungai Cisanggarung," kata Pj Bupati Kuningan Iip Hidajat saat di lokasi bencana banjir di Desa Benda, Kecamatan Luragung, Rabu (6/3/2024).

Saat bersamaan, Kepala Pelaksanaan BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana, menyebutkan bahwa warga yang terdampak langsung diungsikan ke tempat yang lebih aman.

"Lokasi evakuasi warga itu diungsikan ke musala dan sekolah."

"Namun, untuk jumlah berapa rumah terendam saat banjir datang, belum dilakukan pendataan lebih rinci," katanya.

Kepala Dusun IV Desa Benda, Didi Rohidi, mengungkap banjir dari luapan air Sungai Cisanggarung tinggi air mencapai pinggang orang dewasa. 

"Dari luapan air Sungai Cisanggarung, tinggi air itu bervariasi, ada setinggi pinggang orang dewasa, ada tingginya air sebetis orang desa. Untuk penyelamatan, warga sudah diwanti-wanti dan ada beberapa warga telah dievakuasi dari ancaman bencana banjir tersebut," ujarnya.

Peristiwa bencana alam terjadi di sejumlah daerah di Kuningan saat hujan mengguyur beberapa jam hingga malam tadi.

Titik bencana yang terjadi itu menyebar di antaranya, longsor, pohon tumbang, dan jalan desa di Kecamatan Subang ambles, serta ratusan rumah terendam.

"Kejadian bencana alam saat intensitas hujan berlangsung sore kemarin (Selasa, 5/3/2024) hingga malam tadi," ucap Kepala BPBD Kuningan Indra Bayu Permana saat memberikan keterangannya, Rabu (6/3/2024).

Menurutnya, titik bencana alam terjadi di Kuningan ada sebanyak 18 di tempat berbeda.

Hal itu sontak mendapat perhatian hingga melakukan pelayanan serta evakuasi warga terkena bencana tersebut.

"Untuk lokasi bencana alam, data sementara kami temui ada 18 titik kejadian di tempat berbeda. Seperti banjir hingga merendam rumah dan kebanyakan bencana alam itu kategori longsor," katanya.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved