Pemkab Kuningan Gelar Mutasi Pejabat Eselon III, Ketua DPD Golkar Berharap Ada Perubahan Positif
Mutasi jabatan digelar Pemkab Kuningan pada hari Selasa kemarin di Kebun Raya.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: taufik ismail
Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kuningan, Asep Setia Mulyana, berharap pelaksanaan mutasi dan pelantikan pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan bisa memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN).
"Kami menilai rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika birokrasi yang wajar. Namun, mutasi tidak boleh berhenti pada aspek administratif atau seremonial semata, melainkan harus mampu mendorong perubahan positif dalam pola kerja dan produktivitas ASN," katanya.
Harapan besar kepada pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dan mampu menunjukkan kinerja nyata.
"Bentuk adaptasi jangan selalu dijadikan alasan, sebab setiap pejabat memiliki bekal kuat dalam mengemban amanah di mana itu posisi dan jabatannya seperti apa," ucapnya.
Sebelumnya, pelaksanaan mutasi pejabat eselon III sekaligus pengambilan sumpah jabatan digelar di kawasan wisata Kebun Raya Kuningan, Selasa (6/1/2026).
Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar mengatakan kegiatan mutasi ini berdasarkan surat resmi pemerintah daerah Kuningan Nomor : 821.1.3.1/KPTS.1-BKPSDM/2026 tentang pengangkatan, alih tugas dan pengukuhan dalam jabatan administrasi di lingkungan pemerintah Kabupaten Kuningan.
Ada sebanyak 150 pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan, resmi dilantik oleh Bupati Kuningan.
"Pelantikan merupakan hasil proses panjang yang dilakukan secara hati-hati, mengacu pada regulasi, serta menjunjung tinggi prinsip meritokrasi," kata Bupati Dian.
Bupati juga menekankan bahwa jabatan bukan tujuan akhir, melainkan titik awal pengabdian. Para pejabat disebutnya sebagai “jembatan” antara kebijakan dan masyarakat.
“Jika jembatan itu rapuh, masyarakat tidak akan percaya. Tapi jika dibangun atas dasar profesionalisme, integritas, dan etos kerja, maka kepercayaan publik akan tumbuh,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan birokrasi tidak diukur dari tebalnya laporan atau indahnya retorika, melainkan dari kepuasan masyarakat atas layanan yang cepat dan tepat.
"Selain menumbuhkan budaya kerja kolaboratif antar satuan kerja, menghadirkan inovasi pelayanan yang memudahkan masyarakat, bukan sebaliknya, menjadikan kebutuhan masyarakat sebagai kompas utama dalam setiap pengambilan keputusan," katanya.
Baca juga: Bupati Lantik dan Mutasi Pejabat Eselon III Kuningan, Ada Nama Mantan Sekdis Perkimtan
| Universitas Islam Al-Ihya Kuningan Jadi Tempat Agun Gunandjar Gelar Sosialisasi Empat Pilar |
|
|---|
| Jadwal Terbaru SIM Keliling Kuningan Besok 20 Mei 2026, Ada di Pasar Ciawigebang |
|
|---|
| 243 Jemaah Haji Kuningan Diberangkatkan, Bupati Dian Rachmat Yanuar Beri Pesan Begini |
|
|---|
| Aktivis Kuningan Sebut Banjir Palutungan Saat Hujan Ancaman Bencana Alam |
|
|---|
| Euforia Persib Bandung Menggema, Pemkab Kuningan Siap Gelar Nobar di Pandapa Paramartha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Ketua-DPD-Golkar-Kuningan-Asep-Setia-Mulyana.jpg)