Rabu, 20 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Bupati Kuningan dan Sekdisdik Jabar Hadiri Dies Natalis Yayasan Taruna Mandiri

SLB Taruna Mandiri berhasil meraih peringkat kedua dalam ajang Gapura Panca Waluya.

Tayang:
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: taufik ismail
Tribun Cirebon/Ahmad Ripai
DIES NATALIS - Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar bareng Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Barat Deden Saepul di acara Dies Natalis ke-31 Yayasan Taruna Mandiri dan ke-18 SLB Taruna Mandiri. 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai 

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar bersama Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Barat Deden Saepul berkeliling dan melihat langsung ruang rombongan belajar vokasi di SLB Negeri Taruna Mandiri di Desa Sampora, Kecamatan Cilimus, Kamis (8/1/2026). 

Kegiatan ini merupakan rangkaian Dies Natalis ke-31 Yayasan Taruna Mandiri dan ke-18 SLBN Taruna Mandiri.

"Kami tentu sangat mengapresiasi tinggi 31 tahun dedikasi Yayasan Taruna Mandiri dalam mengabdikan diri pada dunia pendidikan anak berkebutuhan khusus," ucap Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar

Ia melihat keteguhan, niat tulus, dan keikhlasan telah melahirkan kesuksesan dalam dunia pendidikan  berkebutuhan khusus.

"Kepada Pak Elon dan Bu Kokoy kami bangga karena telah membuktikan bahwa membangun lembaga bukan hanya soal fisik, tapi juga membangun harapan, masa depan, dan keyakinan anak-anak penyandang disabilitas,” ujarnya. 

Dian mengungkap disabilitas bukanlah batas untuk berprestasi.

Pemerintah Kabupaten Kuningan akan terus mendukung pengembangan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. 

"Karena investasi terbaik bagi daerah dan bangsa adalah investasi pada sumber daya manusia tanpa terkecuali. Selamat Dies Natalis ke-31 Yayasan Taruna Mandiri dan ke-18 SLB Taruna Mandiri. Semoga terus menjadi rumah belajar yang menumbuhkan kemandirian dan bisa berdaya saing," katanya.

Ketua Yayasan Taruna Mandiri Dr Carlan menuturkan perjalanan panjang berdirinya yayasan yang dirintis sejak 8 Januari 1995. 

"Berawal dari tekad pribadi setelah menerima penghargaan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional tahun 1994, kami memilih menghadirkan lembaga pendidikan sebagai hadiah hidup yang bermanfaat bagi penyandang disabilitas," kata Carlan yang juga Plt Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kuningan

Carlan mengungkap sejak 1997 bersama sang istri, Kokoy Kurniawati berkomitmen membangun sarana pendidikan.

"Kami merintis SLB Taruna Mandiri yang kemudian berkembang menjadi sejumlah SLB di berbagai wilayah, di antaranya SLB Pangeran Cakrabuana di Cirebon, SLB Bina Insani di Kalimanggis, SLB Perbatasan di Cibingbin, SLB Rohman di Cigugur, SLB Laskar Taruna Mandiri di Darma, hingga SLB Depayasa di Cidahu. Selain itu, yayasan juga mengelola PKBM Taruna Mandiri, pusat terapi Jatikresna, serta TK Sipunuda," ucapnya. 

Ada empat SLB telah dihibahkan kepada pemerintah sebagai wujud komitmen kebermanfaatan.

Saat ini, SLB Taruna Mandiri dijadikan sebagai sentra vokasi dengan orientasi keterampilan kerja. 

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved