Anas Urbaningrum Bebas

Orasi Anas di Depan Pendukung Seusai Bebas, Mohon Maaf Jika Ada yang Berpikir Saya Mati Membusuk

Anas Urbaningrum resmi bebas dari belenggu hukuman penjara Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, Selasa (11/4/2023)

Editor: dedy herdiana
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Anas Urbaningrum saat memberikan orasi setelah bebas dari Lapas Sukamiskin. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Anas Urbaningrum resmi bebas dari belenggu hukuman penjara Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, Selasa (11/4/2023) sekitar pukul 13.45 WIB.

Setibanya di luar lapas, ia disambut oleh sahabat, teman, hingga pendukungnya. Anas pun langsung memberikan orasi.

Dalam orasinya, Anas banyak menyampaikan kata-kata yang penuh makna yang mendalam.

"Saya menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada Kalapas, kepala sekolah, dan semua jajaran, yang membina kami sampai bebas atau merdeka," ujarnya membuka orasi di depan Lapas Sukamiskin.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang hadir di antaranya Saan Mustopa dan Rifky Kartayuda.

"Juga kepada adik-adik PB HMI, adik-adik Cipayung. Dan di belakang saya ini ada sahabat saya Gede Pasek Suartika," kata Anas Urbaningrum.

Ia menambahkan, kehadiran teman-temannya di halaman Lapas Sukamiskin, bagi Anas membuat mereka ada di tempat spesial di hatinya.

"Buat saya, bukan memposisikan saudara-saudara di halaman hati saya, semuanya saya yakin ada di dalam relung-relung hati saya yang terdalam."

"Dengan ada di relung hati, kita punya ikatan hati, ikatan batin, ikatan rasa, dan ikatan komitmen. Kita bukan individu yang bisa jalan sendiri-sendiri," ujarnya.

Anas Urbaningrum setelah bebas dari Lapas Sukamiskin.
Anas Urbaningrum setelah bebas dari Lapas Sukamiskin. (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Simak ini sebagian isi pidato Anas Urbaningrum

Pertama mohon maaf, kalau ada yang berpikir bahwa saya di tempat ini mati membusuk, kalau ada yang berpikir saya di tempat ini menjadi bangkai fisik dan bangkai sosial. 

Minta maaf bahwa itu alhamdulillah tidak terjadi.

Alhamdulillah dengan dukungan keluarga, teman-teman para sahabat saya masih bisa hadir, hidup tegak berdiri, bukan hanya hidup saya hadir di sini dengan sadar, sehat, dan waras. 

Kedua, saya juga mohon maaf kalau ada yang berpikir bahwa dengan waktu saya agak lama di sini, terhitung hari ini berarti 9 tahun 3 bulan, waktu yang cukup lama itu hampir dua periode Pak Saan di DPR.

Mohon maaf kalau ada yang berpikir dengan waktu yang lama itu kemudian bisa memisahkan saya dengan sahabat saya seperjuangan. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved