DPRD Sentil Janji Politik Bupati Indramayu, Banyak yang Belum Maksimal Menyentuh Masyarakat 

Visi misi Bupati Indramayu yang berjumlah 99 poin serta 10 program unggulan Bupati Indramayu dinilai legislatif terlalu muluk-muluk.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi atas nota penjelasan Bupati Indramayu terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2022 dalam Rapat Paripurna DPRD Indramayu, Rabu (29/3/2023). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Janji politik Bupati Indramayu, Nina Agustina mendapat sorotan dari DPRD Indramayu.

Hal tersebut disampaikan oleh legislatif dalam agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi atas nota penjelasan Bupati Indramayu terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban ( LKPJ) Tahun 2022 dalam Rapat Paripurna DPRD Indramayu, Rabu (29/3/2023).

Visi misi Bupati Indramayu yang berjumlah 99 poin serta 10 program unggulan Bupati Indramayu dinilai legislatif terlalu muluk-muluk.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Indramayu, Muhaemin nilai, sehingga banyaknya program yang sudah direncanakan sebelumnya, namun realisasi di lapangan justru pelaksanaannya tidak maksimal.

Salah satu yang paling disoroti masyarakat, yakni perihal perbaikan jalan.

Padahal, perbaikan infrastruktur ini sangat penting karena akan sangat berpengaruh pada peningkatan ekonomi masyarakat.

lanjut Muhaemin, di sisi lain pihaknya juga menilai ada beberapa program di antaranya yang sudah direncanakan namun belum berjalan.

"Walau ini belum merupakan kepastian ya, dari serapan anggaran karena perencanaan banyak yang tidak dilaksanakan, maka Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun 2022 diperkirakan akan lebih besar dari tahun sebelumnya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten  Indramayu, Ali Akbar.

Ali Akbar menilai, fraksinya berpandangan dari apa yang dipaparkan oleh Bupati terhadap LKPJ beberapa waktu lalu banyak terdapat paradok.

"Paradok ini maksudnya kebalikan dari apa yang dicapai dalam laporan pertanggungjawaban kemarin," ujar dia.

Dalam hal ini, lanjut Ali Akbar, masih banyak program dari Bupati Indramayu yang belum dirasakan langsung oleh masyarakat.

Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten  Indramayu, Dalam menyampaikan, dari sisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Indramayu meningkat dari 2021 sebesar 67,64 poin naik pada 2022 menjadi 68,55 poin.

Namun, menurutnya capaian tersebut masih menempatkan Indramayu dalam klaster terendah capaian IPM di Jawa Barat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved