Muncul Sinar Api di Kawah Gunung Papandayan, Tanda-tanda Status Meningkat? Ini Hasil Pantauan PVMBG

Kabar terbaru aktivitas Gunung Papandayan terungkap adanya sinar api di kawah yang terekam kamera dari area parkir Papandayan.

Editor: dedy herdiana
PVMBG
Kabar terbaru aktivitas Gunung Papandayan terungkap adanya sinar api di kawah yang terekam kamera dari area parkir Papandayan 

TRIBUNCIREBON.COM - Kabar terbaru aktivitas Gunung Papandayan terungkap adanya sinar api di kawah yang terekam kamera dari area parkir Papandayan.

Muncul sinar api di area kawah baru tersebut terekam kamera pada Rabu (22/2/2023) lalu.

Menindaklanjuti kemunculan sinar api tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi ( PVMBG) mengirim tim untuk melakukan pemeriksaan aktivitas tersebut.

Muncul Sinar Api di Kawah Ecoma Gunung Tangkuban Parahu Terekam CCTV, Ini Hasil Cek PVMBG
Muncul Sinar Api di Kawah Ecoma Gunung Tangkuban Parahu Terekam CCTV, Ini Hasil Cek PVMBG (PVMBG)

Baca juga: Heboh Muncul Sinar Api di Kawah Ecoma Gunung Tangkuban Parahu Terekam CCTV, Ini Hasil Cek PVMBG

Hasil pemantauan kawah di Gunung Papandayan serta kesimpulannya diungkap PVMBG melalui rilis yang diposting di laman resminya pada Rabu (1/3/2023).

Dalam rilis tersebut dijelaskan bahwa Gunung Papandayan merupakan salah satu gunung api stratovolcano dengan ketinggian 2665 mdpl.

Gunung Papandayan ini memiliki beberapa kawah, diantaranya Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nangklak, dan Kawah Manuk dengan menivestasi berupa solfatara, fumarola dan hembusan gas.

Gunung api ini terletak sekitar 70 Km ke sebelah tenggara Kota Bandung, tepatnya di Kecamatan Cisurupan-Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Dalam catatan sejarah, Gunung Api Papandayan tercatat telah beberapa kali bererupsi di antaranya pada 12 Agustus 1772, 11 Maret 1923, 15 Agustus 1942, dan 11 November 2002.

Pada tanggal 22 Februari 2023, terlihat pada tangkapan kamera di area parkir Papandayan adanya sinar api pada area kawah baru dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mengirim tim untuk melakukan pemeriksaan aktivitas tersebut.
Pada tanggal 22 Februari 2023, terlihat pada tangkapan kamera di area parkir Papandayan adanya sinar api pada area kawah baru dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mengirim tim untuk melakukan pemeriksaan aktivitas tersebut. (PVMBG)

Adapun hasil pemeriksaan kawah Gunung Papandayan adalah sebagai berikut :

1. Pemeriksaaan visual kawah dilakukan pada malam hari antara pukul 21.00 -23.00 WIB, dengan tujuan untuk mengidentifikasi munculnya titik api/sinar api yang terdeteksi oleh kamera yang terjadi pada malam hari tanggal 22 Februari 2023 malam.

2. Hasil pemeriksaan visual malam hari,tampak asap keluar dari lubang kawah baru bertekanan kuat, terdengar samar suara gemuruh, tercium bau gas sulfur cukup kuat. Tidak terlihat adanya titik api/sinar api di lubang Kawah Baru. Asap solfatara Kawah Baru teramati dapat mencapai setinggi 300 m dari titik keluarnya asap.

Pemeriksaan dari dekat, suara gemuruh dapat terdengar lemah hingga kuat dari kompleks solfatara Kawah Mas dan Kawah Baru, dan tekanan emisi gas teramati sedang hingga kuat di kedua kompleks tersebut.

Pada Kawah Manuk tidak terdengar suara gemuruh dan emisi gas bertekanan lemah. Air danau Kawah Baru teramati berwarna kehijauan.

3. Pengukuran suhu solfatara di Kawah baru dengan menggunakan kamera termal, pengukur suhu, serta thermo-gun memperlihatkan suhu yang bervariasi, hal ini dipengaruhi oleh asap solfatara dan aliran udara di sekitar manivestasi solfatara yang tersebar pada area kawah yang dinamis.

Suhu solfatara yang tersebar pada area Kawah Mas, Kawah Manuk, dan Kawah Baru terukur maksimum 123.8°C.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved