Kronologi Sopir Taksi Dibunuh Anggota Densus 88, Modus Minta Tumpangan Berujung Pembunuhan Tragis

Motif Bripda HS membunuh Sony adalah karena tergiur ingin merampas mobil yang dikemudikan korban.

tribun
Kronologi Sopir Taksi Dibunuh Anggota Densus 88 

"Tanggal 28 sampai sekarang, kami belum mendapatkan perkembangan, keluarga belum mendapat perkembangan dan tidak dihubungi," ujar Jundri.

Baca juga: Densus 88 Antiteror Tangkap 26 Terduga Teroris dari 2 Jaringan, Ada yang Terkait Bom Astana Anyar

Membunuh Tapi masih Aktif di Densus 88

Jundri menduga, Bripda HS masih tetap bekerja sebagai anggota Densus 88 Antiteror Polri meski dia sudah berbuat kriminal menghilangkan nyawa orang lain.

"Tadi kami sudah tanyakan ke penyidik, informasinya pelaku masih aktif sebagai anggota Polri yang disebut adalah dari Densus 88, inisial HS," ungkap Jundri mengutip keterangan yang dia dapat dari penyidik.

"Penyidik sudah melakukan pemeriksaan pelaku sudah ditahan, tetapi disebutkan masih aktif di Densus 88 dengan inisial HS," ujar Jundri.

Pelaku pembunuhan itu diketahui berdasarkan sejumlah barang bukti yang diamankan seperti pisau, tas ransel, hingga kartu anggota di dalam dompet di mobil korban.

Di dalam dompet tersebut terdapat sejumlah kartu Identitas atas nama pelaku, termasuk di antaranya kartu anggota Polri.

"Barang-barangnya pelaku itu masih tertinggal di dalam mobil, berupa identitas pelaku, kemudian pisaunya, kemudian tas ransel, termasuk kartu identitas itu (kartu anggota Polri)," ujar Jundri.

"Karena barang-barang milik pelaku tertinggal di mobil," jelas Jundri.

Terkait motif, Jundri menuturkan pelaku memang berniat mencuri kendaraan. "Secara pribadi, kami sebagai orang hukum memang sudah direncanakan," terang Jundri.

Baca juga: Tim Densus 88 Geledah Rumah Tukang Parkir di Bandung, Diduga Terkait Bom di Polsek Astana Anyar

Pembunuhan yang Direncanakan

Jundri juga menduga bahwa pembunuhan tersebut sudah direncanakan. "Pasal 340 menurut analisa kami, pertama dia melakukan pemesanan offline, dia memesan offline sehingga tidak terdetect," tutur Jundri.

"Setelah memesan alamat yang dituju bukan alamat dia. Sehingga dia telah memahami daerah itu aman untuk eksekusi dan telah mempersiapkan alat," papar Jundri.

Dibunuh di Perumahan Bukit Cengkeh 1

Dugaan pembunuhan terhadap Sony oleh Bripda HS diduga dilakukan di Perumahan Bukit Cengkeh 1, Cimanggis, Depok, pada 23 Januari 2023.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved