Breaking News:

UMK Kuningan

Kabupaten Kuningan Tetapkan UMK Kuningan 2023 Jadi Rp 2.010.734 Atau Naik 6,12 Persen

Kabupaten Kuningan juga belum lama ini mengumumkan UMK Kabupaten Kuningan.

Istimewa
ilustrasi uang gaji sesuai UMK - Kabupaten Kuningan Tetapkan UMK Kuningan 2023 Jadi Rp 2.010.734 Atau Naik 6,12 Persen 

TRIBUNCIREBON.COM - Sejumlah daerah kini tengah menetapkan Upah Minimum Kabupaten ( UMK).

Hal ini dilakukan, menyusul dengan adanya kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) saat ini menjadi perbincangan hangat publik.

Diketahui, sejumlah provinsi sudah mengumumkan kenaikan UMP tahun 2023.

Adapun kenaikan UMK akan ditetapkan paling lambat 7 Desember 2022.

Penetapan UMP dan UMK tahun 2023, kini mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022.

"Pemerintah memutuskan, untuk mengeluarkan aturan khusus terkait penetapan upah minimum tahun 2023 melalui Permenaker Nomor 18 tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023," ujar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah melalui kanal YouTube Kemnaker, Sabtu (19/11/2022).

Dalam aturan terbaru tersebut, Ida mengatakan, nilai UMP tahun 2023 tidak lebih dari 10 persen.

Kabupaten Kuningan juga belum lama ini mengumumkan UMK Kabupaten Kuningan'> UMK Kabupaten Kuningan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kuningan, Dr Carlan menyampaikan bahwa Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Kuningan 2023 naik 6,12 persen.

Baca juga: Dua Daerah di Jawa Barat Ini UMK 2023 Bisa Tembus di Atas Rp 5 Juta, Karawang dan Bekasi

"Sebelumnya UMK Kuningan'> UMK Kuningan sekitar Rp. 1.908.102 juta, UMK Kuningan'> UMK Kuningan 2023 naik 6,12 persen menjadi Rp. 2.010.734. Hal ini sudah dibahas di Dinas bersama pihak terkait, " ujar Elon sapaan Carlan, Selasa (29/11/2022).

Ketentuan nominal UMK 2023 itu, Elon menuturkan, bahwa penetapan upah minimum melalui formula Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

"Di mana UMK ini tidak seimbang dengan kenaikan laju harga barang yang mengakibatkan menurunnya daya beli pekerja. Hal ini juga dikhawatirkan akan terjadi kembali pada tahun 2023," ujarnya.

Untuk mempertimbangkan hal tersebut, kata Elon, pemerintah mengambil kebijakan penyesuaian upah minimum untuk tahun 2023.

"Perhitungan upah minimum 2023, berdasarkan pada kemampuan daya beli yang dibarengi variabel inflasi dan variabel pertumbuhan ekonomi yang tercipta dari indikator produktivitas dan indikator perluasan kesempatan kerja," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved