Breaking News:

Kasus Asusila

Tak Pernah Berhubungan Karena Ditinggal Istri ke Luar Negeri, Penjual Mainan Rudapaksa Anak Kandung

Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon meringkus pria berinsial SR yang merudapaksa anak kandungnya hingga berulang kali.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton (kanan), didampingi Kanit PPA, Iptu S Dwi (kiri), saat mengintrogasi tersangka SR dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (26/11/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon meringkus pria berinsial SR yang merudapaksa anak kandungnya hingga berulang kali.


Di hadapan petugas, SR yang sehari-hari bekerja sebagai penjual mainan keliling itu mengaku nekat merudapaksa korban yang kini berusia 10 tahun itu, karena ditinggal istrinya bekerja ke luar negeri.

Baca juga: Penjual Mainan Asal Cirebon Rudapaksa Anak Kandungnya Sejak TK, Terancam 15 Tahun Penjara


Warga Kabupaten Cirebon itu pun sehari-hari mengurusi korban dari mulai menyuapi makan, memandikan, memakaikan baju, dan lainnya.


"Mulai dari situ, saya khilaf, Pak," ujar SR saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (26/11/2022).

Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton (kanan), saat mengintrogasi SR yang merudapaksa anak kandungnya dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (26/11/2022).
Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton (kanan), saat mengintrogasi SR yang merudapaksa anak kandungnya dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (26/11/2022). (Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)


Namun, SR sempat berkelit saat Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton, menanyakan berapa kali melampiaskan nafsu bejatnya kepada korban.


Ia pun tampak langsung terdiam dan mengakui perbuatan kejinya setelah Anton menyodorkan bukti-bukti dalam kasus tersebut.


"Sejak istri pergi bekerja ke luar negeri, saya tidak pernah berhubungan. Awalnya tidak berniat mencari pelampiasan ke anak, tapi akhirnya khilaf," kata SR.

Baca juga: Barista Asal Cirebon Rudapaksa Pacarnya, Sempat Ajukan Uang Damai tapi Ditolak Keluarga Korban


Sementara Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton, mengatakan, SR merudapaksa korban sebanyak tiga kali, yakni sejak 2016, 2019, dan 2020.


Menurut dia, tindakan bejat itu pun sempat terpergok anak sulungnya, tetapi tak berani menegur atau melarannya karena merasa ketakutan.


Pasalnya, SR kerap mengancam korban untuk menuruti nafsu bejatnya, sehingga korban yang ketakutan pun terpaksa menuruti ayah kandungnya.


"Aksi tersangka terbongkar setelah istrinya pulang ke Tanah Air dan memergokinya, kemudian langsung melapor ke Polresta Cirebon," ujar Anton.

 

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved