Breaking News:

Misteri Keanehan Ikan Dewa Jelmaan Prajurit Siliwangi di Kuningan Diungkap Tokoh Masyarakat

Sebutan ikan dewa di Kuningan yang dipercaya sebagai jelmaan prajurit Siliwangi dibenarkan oleh tokoh masyarakat setempat

Editor: dedy herdiana
Kolase
Ilustrasi tokoh Prabu Siliwangi dan ikan dewa. Sebutan ikan dewa di Kuningan yang dipercaya sebagai jelmaan prajurit Siliwangi dibenarkan oleh tokoh masyarakat setempat. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Sebutan ikan dewa di Kuningan yang dipercaya sebagai jelmaan prajurit Siliwangi dibenarkan oleh tokoh masyarakat setempat, Maman yang kini menjabat sebagai Kepala Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan.

Sang tokoh ini pun mengungkapkan tentang misteri keanehan yang pernah didengarnya dari para orang tua dahulu.

"Merasakan pengalaman dan berdasarkan cerita orang terdahulu ikan dewa itu benar jelmaan Prajurit Siliwangi. Satu kisah yang masih saya ingat, ketika dahulu orang tua kita melakukan penguburan ikan lengkap menggunakan kain kafan dan saat dibongkar malah hanya tinggal kain kafan saja yang tersisa," kata Maman sekaligus Kepala Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kuningan, Kamis (21/9/2022).

Video heboh sejumlah ikan dewa mati mendadak kontan menggemparkan warga di Kuningan, Selasa (30/8/2022).
Video heboh sejumlah ikan dewa mati mendadak kontan menggemparkan warga di Kuningan, Selasa (30/8/2022). (Istimewa/tangkap layar Video Viral)

Baca juga: MISTERI Ikan Dewa Mati Massal di Cibulan Kuningan Terungkap, Kades Manis Kidul Jelaskan Begini

Ikan dewa yang hidup di perairan Objek Wisata Cibulan, kata Maman banyak menarik pengunjung untuk datang dan melihatnya.

Terlebih di lokasi itu, lanjut Maman, ada mata air tujuh sumur dan petilasan Prabu Siliwangi.

"Kalau lingkungan Objek Wisata Cibulan itu hanya ada sumur tujuh dan petilasan Prabu Siliwangi. Kemudian, air dari sumber itu sangat bermanfaat untuk kebutuhan kehidupan masyarakat," ujarnya.

Debit air di kawasan Objek Wisata Cibulan sangat besar ini, sehingga menjadi hulu air dan airnya itu mengalir menyusuri Sungai Cimanis.

"Aliran air Cibulan ini menyusuri Sungai Cimanis hingga ke daerah Brebes," katanya.

Ikan dewa di Obyek Wisata Cibulan, Kuningan, Jawa Barat, Jumat (7/12/2018). (Tribun Jabar/Yongky Yulius)
Ikan dewa di Obyek Wisata Cibulan, Kuningan, Jawa Barat, Jumat (7/12/2018). (Dok.Tribun Jabar)

Terlepas dengan kondisi lingkungan perairan Cibulan, kata Maman, hingga sekarang tidak ada warga yang berani memakan ikan dewa.

"Iya, hingga sekarang warga kami tidak ada yang berani makan ikan dewa meski sudah dimasak. Alasan tak berani, menurut orang tua terdahulu itu katanya pamali dan khawatir muncul hal yang tidak diinginkan terjadi," ujarnya.  (*)

Baca juga: Soal Ikan Dewa yang Dianggap Jelmaan Prajurit Prabu Siliwangi Mati, Kabid Perikanan Ungkap Begini

 

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved