Breaking News:

Rumah Seorang Petani di Desa Babakanmulya Rata dengan Tanah, Ternyata Ini Penyebabnya

rumah milik seorang petani di Desa Babakanmulya, Kecamatan Cigugur hangus terbakar hingga rata dengan tanah

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Istimewa/Damkar Kuningan
Petugas pemadam kebakaran Kuningan saat memadamkan kebakaran yang menimpa rumah warga di Desa Babakanmulya, Kecamatan Cigugur, Rabu (10/8/2022). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Sebuah bangunan rumah milik seorang petani di Desa Babakanmulya, Kecamatan Cigugur rata dengan tanah, Rabu (10/8/2022). Hal itu terjadi setelah kobaran api dari bagian belakang alias dapur melalap habis rumah itu.

"Kejadian kebakaran tadi menimpa rumah milik Pak Samsu (42) atau suami dari Ny Ela (37)," ungkap Kepala UPT Damkar Kuningan Khadafi saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (10/8/2022).

Menurut Khadafi, kebakaran itu diketahui awalnya oleh Nia Kurniasih (33) sekitar pukul 10.30 WIB. Saksi Nia ini akan  menjemput  anak di sekolah yang tidak jauh dari tempat tinggalnya.

"Iya, kobaran api pertama kali diketahui itu oleh Ibu Nia saat mau menjemput anaknya di sekolah. Dari kejadian tadi, Ibu Nia datang ke lokasi kebakaran dan memanggil pemilik rumah, namun tidak ada sahutan hingga Ibu Nia lapor ke pemerintah desa," katanya.

Baca juga: Kebakaran Puskesmas Cikalongkulon Merembet ke Bangunan Bank, Kerugian Rp 2,5 Miliar

Setelah mendapat informasi kebakaran dari pemerintah desa, menurut  Khadafi, petugas Damkar Kuningan langsung datamg ke tempat kejadian.

"Tidak lama dari laporan dan saat di lokasi, kami langsung bergegas melakukan pemadaman kebakaran tersebut.  Dan sempat melihat kobaran api sedang dipadamkan oleh warga setempat dengan peralatan seadanya," katanya.

Persis sekitar pukul 11.40 WIB, Khadafi mengklaim kobaran api itu bisa diatasi sampai padam.

Namun akibat kejadian tersebut, pemilik rumah mengalami kerugian ditaksir hingga sebesar Rp 50 juta.

"Kerugian akibat kebakaran tadi di taksir Rp 50 juta, dengan rincian di antaranya ambruknya bangunan rumah, perlengkapan rumah hingga dokumen penting pemilik rumah ludes terbakar," katanya.

Petugas Damkar Kuningan memeriksa kondisi rumah yang terbakar setelah api berhasil dipadamkan, Rabu (10/8/2022). Kebakaran yang terjadi di Desa Babakanmulya, Kecamatan Cigugur itu menyebabkan kerugian pemilik hingga Rp 50 juta.
Petugas Damkar Kuningan memeriksa kondisi rumah yang terbakar setelah api berhasil dipadamkan, Rabu (10/8/2022). Kebakaran yang terjadi di Desa Babakanmulya, Kecamatan Cigugur itu menyebabkan kerugian pemilik hingga Rp 50 juta. (Istimewa/Damkar Kuningan)

Mengenai dugaan kebakaran terjadi, Khadafi menyebut bahwa api muncul diduga kuat dari tungku yang sedang digunakan masak air dan ditinggal pemilik ke lahan pertanian.

"Untuk dugaan penyebab kobaran api itu dari tungku yang ditinggalkan setelah masak air hingga terjadi kebakaran," katanya.  (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved