Sosok
SOSOK Syaefudin, Ketua DPRD Indramayu yang Sekaligus Ketua DPD Partai Golkar, Begini Jejak Kariernya
Syaefudin menjadi sosok politisi asal Kabupaten Indramayu yang cukup unik.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Bapak Pernah Mencalonkan Kades? Apakah Ada Cerita Unik Juga Dibaliknya?
Pada tahun 2001, Syaefudin sempat mencalonkan diri sebagai Calon Kades, hanya saja saat itu ia kalah.
Kekalahan tersebut diakui Syaefudin, kemungkinan faktor karena ia sempat takabur.
Mengingat, saat hendak mencalonkan diri, dari 4 Calon Kades, para pesaingnya diketahui mengundurkan diri karena tahu Syaefudin ikut mencalonkan.
Saat itu, ia membujuk pesaingnya untuk tetap maju agar ada lawan dalam pemilihan, bilamana kalah pun, Syaefudin berjanji akan mengangkatnya untuk membantu menjalankan roda pemerintahan di desa.
"Waktu itu ada kesan saya takabur eh yang ada malah yang jadinya dia. Mungkin sudah garis Allahnya begitu," ujarnya.
Kapan Awal Bapak Masuk Politik?
Perjalanan karir politik Syaefudin dimulai sejak tahun 1992, saat itu ia dipercaya untuk menjadi pengurus partai di tingkat desa.
Kemudian berlanjut menjadi Sekretaris PK Partai Golkar Kecamatan, Ketua PK Partai Golkar Kecamatan, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Indramayu, Sekretaris DPD Partai Golkar Indramayu, dan saat ini menjabat Ketua DPD Partai Golkar Indramayu.
Dengan Gaya Bergaul Bapak, Semisal Nongkrong Dimana pun dan Sama Siapapun Jadi Bagaimana Cara Bapak Jadi Ketua DPRD Indramayu?
Syaefudin mengaku tidak pernah memposisikan diri sebagai orang besar, kata dis, karena ia pun dahulunya berangkat dari rakyat biasa.
Bahkan diakui Syaefudin, ia kadang-kadang lupa bahwa dirinya adalah Ketua DPRD Indramayu.
Ia menceritakan, setiap Sabtu ia memiliki kebiasaan untuk mengurus aquarium dan burung untuk mengisi waktu luang.
"Ceritanya saat itu kehabisan pakan, saya terus ke tempat kios pakan dan saya lupa gak ganti dulu pakaian. Saya cuma pakai celana pendek jins yang saya gunting, pakai sendal jepit, pakai topi, pakai singlet. Saya berangkat saja, saya asyik dengan teman-teman penghobi burung," ujar dia.
"Terus ada yang WA saya, saya masih inget, masih ada di hp saya chatnya, katanya itu Asslamualaikum pak Ketua, sekitaranya lebih elok kalau pak ketua gak pakai singlet, gak salah sih, cuma gak etis saja, sayanya itu kelupaan," lanjut Syaefudin.