KKB Papua

Anggota KKB Papua Mabuk-mabukan, Ngamuk dan Serang Polsek Inanwatan Sorong Sambil Bawa Senjata

Beberapa anggota KKB Papua mabuk-mabukan dan melakukan aksi nekat menyerang kantor Polsek Inanwatan, Sorong Selatan.

Editor: Mumu Mujahidin
Handover via Tribun Palu
Ilustrasi: Jenderal kelompok separatis di Papua, Lekagak Telenggen mengumpulkan anak buahnya di atas puncak sebuah gunung. 

Lakukan penggalangan terhadap tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas yang kondusif di wilayahnya.

Dia menyampaikan imbauan pula kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dan terpancing oleh isu yang tidak benar. 

Ia mengajak untuk meningkatkan pengamanan markas dan lakukan tindakan yang tegas dan terukur jika diperlukan, tetapi tetap berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP) dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga: KKB Papua Ngotot Tuduh TNI-Polri Serang Markasnya, Juru Bicara Tunjukan Foto-foto Ini Sebagai Bukti

Komisi I DPR Minta Segera Diberantas

Sementara itu, seolah sudah tak tahan dengan kebrutalan KKB Papua, Komisi I DPR RI minta supaya mereka segera ditumpas.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari baru-baru ini.

Kharis mendukung penuh langkah-langkah yang diambil Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa untuk mengatasi masalah KKB Papua.

 Ia menilai KKB Papua sudah masuk definisi kelompok teroris, karena telah menebar rasa takut dan melakukan penyerangan secara sistematis terhadap masyarakat sipil.

Kharis pun meminta agar TNI dan Polri bisa memberikan perlindungan kepada masyarakat, termasuk para pekerja yang sedang membangun berbagai infrastruktur di tanah Papua.

“Jangan ada sejengkal tanah Indonesia di bawah kendali gerakan separatisme dan melakukan kekejian terhadap rakyat Indonesia,” tegas Kharis ketika dihubungi Parlementaria via telepon baru-baru ini, melansir dari dpr.go.id.

“Sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI, saya menyatakan mendukung penuh langkah Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa untuk mengatasi KKB Papua dengan tegas dan terukur bersama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) dan Polri.

Agar bisa saling bahu-membahu menuntaskan permasalahan ini untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia,” sambung politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut. 

Terhitung sejak Januari hingga Maret 2022, penyerangan terhadap masyarakat sipil dan militer di Papua mencapai 13 orang.

Yang terbaru, KKB Papua menyerang karyawan Palapa Timur Telematika (PTT) di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Rabu (2/3) lalu. Setidaknya 8 orang tewas, dan 1 orang berhasil diselamatkan.

Baca juga: Dua Tentara KKB Kabur dan Serahkan Diri ke NKRI di Tengah Kelompoknya yang Sedang Lakukan Aksi Teror

Diketahui, Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali menebar teror di Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved