Rekonstruksi Pembunuhan Neng Enci

Rekonstruksi Pembunuhan Neng Enci di Kuningan Berlangsung Hampir 4 Jam, Ada Sekitar 40 Adegan

Pelaksanaan reka adegan pembunuhan Neng Enci alias Sri Agustina (42) oleh mahasiswa hampir 4 jam

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Jajaran Polres Kuningan melakukan rekonstruksi kasus perampasan nyawa Neng Enci yang ditemukan tewas di kamar kosnya di Blok Cikawung, Kelurahan Cijoho, Kuningan. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Pelaksanaan reka adegan pembunuhan Neng Enci alias Sri Agustina (42) oleh mahasiswa FN (19) di kamar kos di Blok Cikawung, Kelurahan Cijoho, ternyata menghabiskan waktu hampir 4 jam.

Pelaksanaan rekontruksi yang mulai sekitar pukul 13.00 WIB itu menyedot perhatian warga sekitar.

Dan pelaksanaan reka adegan tadi berakhir sekitar pukul 16.20 WIB.

"Dalam reka adegan ini terdiri kurang lebih ada sekitar 40 adegan. Dimana adegannya di mulai dari masuk kamar yang melibatkan pelaku," ujar Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Muhammad Hafid Firmansyah, Rabu (6/4/2022).

Kasat Reskrim mengungkap hingga berakhir adegan di jalan gang permukiman warga.

"Iya, semua adegan kita sesuaikan dengan tindakan pelaku saat berbuat. Tadi, ada saksi - saksi dan orang tak dikenal juga terlibat dalam reka adegan tersebut," katanya.

Jajaran Polres Kuningan melakukan rekonstruksi kasus perampasan nyawa Neng Enci yang ditemukan tewas di kamar kosnya di Blok Cikawung, Kelurahan Cijoho, Kuningan.
Jajaran Polres Kuningan melakukan rekonstruksi kasus perampasan nyawa Neng Enci yang ditemukan tewas di kamar kosnya di Blok Cikawung, Kelurahan Cijoho, Kuningan. (Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai)

Pelaksanaan reka adegan ini, kata Kasat Reskrim AKP MH Firmansyah, untuk menentukan atau mencocokkan tindakan pelaku dengan keterangan yang sebelumnya diterima petugas kepolisian.

"Iya, rekontruksi ini untuk kecocokan. Antara keterangan dan tindakan pelaku saat berbuat hingga menimbulkan korban."

"Untuk sementara, mengenai fakta baru sih belum ada. Masih sesuai dengan apa yang pemeriksaan dan juga memang hal ini dilakukan untuk adanya percocokan antara kejadian dengan BAP dan pelaksanaannya seperti apa, untuk mendapatkan persesuaian," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved