Neng Enci Diduga Dibunuh
Kasus Kematian Neng Enci di Kamar Kos Kuningan, Kesaksian Warga Ini Sempat Berpapasan dengan Pelaku
Aji saat di waktu kejadian, mengaku melihat seseorang yang keluar dari kamar kosan korban. Namun saat itu . . .
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TEIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Memasuki hari ketiga kasus kematian Neng Enci alias Sri Agustina (42) yang ditemukan di tergeletak di kamar kosan di Blok Cikawung, Kelurahan Cijoho, sejumlah warga menyatakan berbagai keterangan saat di lokasi kejadian.
Seperti ditemukan botol pestisida hingga handphone dan perhiasan korban hilang.
"Iya, di dalam kamar pas kejadian kematian korban. Ditemui botol desis dan ada kertas bertuliskan gue cape hidup," ungkap Aji yang juga warga setempat saat di lokasi di tempat kejadian perkara, Senin (21/3/2022).
Aji saat di waktu kejadian, mengaku melihat seseorang yang keluar dari kamar kosan korban. Namun saat itu tidak memperhatikan jelas sosoknya dan pada bersamaan itu juga sedang main handphone.
"Sewaktu beberapa menit dari kejadian. Saya berpas - pasan dengan orang tak kenal tadi. Tidak tahu sosoknya bagaiamana, karena saya jalan sembari main game di handphone," katanya.
Baca juga: BREAKING NEWS - Warga Cikawung Gempar Temukan Neng Enci Tak Bernyawa di Kosan, Diduga Dibunuh
Selang dari kejadian tadi, kata Aji mendengar teriakan minta tolong Iis (penghuni kosan) dan akhirnya pemilik datang.
"Pas pemilik datang setelah Teh Iis minta tolong. Itu langsung membuka pintu dan akhirnya masuk ke kamar lewat jendala. Namun pas di dalam kamar, kunci pintu diketahui berada di luar di bawah sana," ujarnya.
Dari kejadian itu, korban terlihat telentang dan langsung mendapat penanganan petugas kepolisian. Kemudian, menyinggung soal perhiasan dan handphone milik korban hilang, Aji membenarkan bahwa di lokasi kejadian itu tidak ada perhiasan dan handphone korban.
"Jadi handphone dan perhiasan korban itu gak ada. Kan biasanya, Teh Enci ini suka pakai perhiasan ya, tapi pas waktu itu gak ada," katanya.
Baca juga: Kondisi Mayat Neng Enci yang Ditemukan di Kamar Kosan Kuningan, Petugas Pemulasara Ungkap Begini
Terpisah Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Muhammad Hafid Firmansyah mewakili Kapolres Kuningan AKBP Dhany Aryanda ini mengatakan, adanya sejumlah barang bukti di lokasi kejadian. Mulai dari botol yang berada di dekat jasad korban. "Itu botol pestisida dan kasus ini masih dalam penyelidikan," katanya.
Berita sebelumnya, peristiwa kematian Neng Enci alias Sri Agustina (42) yang ditemukan tergelatak di kamar kos di Blok Cikawung, Kelurahan Cijoho mendapat titik terang dari petugas kepolisian Kuningan.
"Hingga sekarang kita belum bisa memastikan sebab akibat kemarin korban tersebut," ungkap Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Muhammad Hafid Firmansyah mewakili Kapolres Kuningan AKBP Dhany Aryanda saat dihubungi tadi, Minggu (20/3/2022).
Menurutnya, kasus kematian Neng Enci itu sudah dilakukan berbagai pemeriksaan. "Untuk jasad korban sendiri, kita sudah lakukan autopsi dan masih dalam penyelidikan," ujarnya.
Kemudian, kata dia menambahkan dalam peristiwa kematian itu juga, sejumlah saksi - saksi telah menyediakan waktu dan memberikan keterangan atas kejadian tersebut.
"Iya kita dalam penyelidikan, saksi dan keterangan sudah buat laporan juga," katanya.
Berita sebelumnya, peristiwa kematian yang melibatkan penghuni kosan di Blok Cikawung, Kelurahan Cijoho, Kuningan mendapat tanggapan dari anak buah Jendral Andika Perkasa, yakni Babinsa Cijoho Serda Anggodo.
"Betul telah terjadi penemuan mayat di kamar kosan sekitar pukul 19.00 WIB," ungkap Babinsa Cijoho yang bertugas di Koramil 1501/Kuningan, Jum'at (18/3/2022).
Berdasarkan keterangan yang terangkum, kata Serka Anggodo menyebut sekitar pukul 17.45 WIB, warga yang bernama Iis Istiana (41) yang kebetulan kontrakannya bersebelahan dengan korban, mendengar ada tangisan dan suara gaduh dari kontrakan korban.
"Tadi, saudara Iis yang kosan berdekatan dengan kosan korban mendengar suara teriakan dan kegaduhan begitu," ujarnya.
Karena penasaran, kata dia mengulas saat itu Iis (41) mencoba menghubungi korban lewat handphone tapi tidak ada jawaban.
"Tadi saudara Iis ini menghubungi korban, tapi tidak menjawabnya.
Saat itu juga, saudara Iis mendengar suara motor dari sebelah kontrakan korban dan langsung memberitahukan kejadian kepada pemilik kontrakan," katanya.
Kemudian, kata dia mengemuka tidak lama laporan dari saudara Iis, pemilik kontrakan langsung datang dan mengecek kontrakan korban. "Pemilik kontrakan datang bareng ke kosan tadi. Tapi kondisi pintu sudah terkunci dan pemilik ini masuk dari jendela, ternyata korban sudah tergeletak diatas karpet dengan posisi terlentang," ujarnya.
Dari kejadian itu, pemilik langsung membuka pintu dan menghubungi Polsek dan Polres Kuningan untuk ditindaklanjuti.
"Usai menghubungi petugas kepolisian, sekitar pukul 21.00 WIB korban dibawa ke RSUD 45 oleh Tim Inafis Polres Kuningan untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
Berita sebelumnya, warga Blok Cikawung, Kelurahan Cijoho, Kuningan di gegerkan dengan munculnya suara misterius. Suara misterius seperti jeritan orang itu langsung di datangi warga setempat dan ternyata ditemukan sesosok mayat.
"Iya, tadi ada jeritan dari kosan dan pas warga mendatangi sumber suara tadi, Neng Eci tergelatak tak bernafas," ujar Suranti warga setempat, Jum'at (18/3/2022).
Dia menyebut, Kejadian salah seroang penghuni kos meninggal itu terjadi sekitar pukul 19. 00. Hal itu jelas membuat warga sekitar berdatangan ingin tahu kenapa korban bisa meninggal.
"Kejadiannya tadi jam 7 malam, pas waktu solat isya saja. Kami semua datang kesini ya penasaran aja," ujarnya.
Korban meninggal dalam kamar kosan itu diketahui memiliki nama lengkap Sri Agustina alias Neng enci (42) dan diketahui korban merupakan salah seorang pedagang.
Teramati di lokasi kejadian, lingkungan kamar kosan yang berada di alamat setempat sudah terpasang garis polisi alias police line. Kemudian, saat dikonfirmasi dan hingga berita diturunkan petugas kepolisian belum bisa memberikan keterangan. (*)