Breaking News:

Tembus Rp 182 Miliar, Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di Majalengka Lampaui Target

Majalengka berhasil melampaui target penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang ditetapkan pada 2021

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kabupaten Majalengka, Dwi Yudhi Ginanto R berpidato saat acara refleksi dan evaluasi kinerja akhir tahun yang dibarengi dengan kegiatan pengajian yang dihadiri oleh seluruh jajaran P3DW Majalengka, Jumat (31/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, berhasil melampaui target penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang ditetapkan pada 2021.

Realisasi PKB dan BBNKB tersebut, sebesar 102,1 persen dari target Rp 178 miliar.

Hal itu, diungkapkan Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kabupaten Majalengka, Dwi Yudhi Ginanto R, saat acara refleksi dan evaluasi kinerja akhir tahun yang dibarengi dengan kegiatan pengajian yang dihadiri oleh seluruh jajaran P3DW Majalengka, Jumat (31/12/2021).

"Alhamdulillah untuk realisasi pendapatan tahun ini, kita telah melebih target yang ditetapkan. Secara kumulatif sebesar 102,1 persen atau setara dengan Rp 182.071.103.100," ujar Dwi Yudhi.

Bahkan menurut dia, nilai pendapatan tersebut juga meningkat dari tahun 2020, yaitu sebesar Rp 19.127.987.500.

Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

Tak hanya itu, dengan melampaui target pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Majalengka pada tahun ini, juga akan menambah pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik dalam kondisi pandemi Covid-19 yang semakin melandai.

"Kami mengucapkan terima kasih banyak atas peran serta masyarakat Majalengka dalam melaksanakan kewajiban dalam membayar pajak, yang secara langsung mendukung pembangunan di Jawa Barat pada umumnya dan khususnya pembangunan di Kabupaten Majalengka," ucapnya.

Dwi Yudhi pun mengatakan, momentum ini akan dijaga.

Sehingga, pendapatan daerah bisa meningkat pada tahun depan seiring upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

"Kami pun optimistis bisa menjaga momentum tersebut, agar realisasi pendapatan pada tahun 2022 meningkat," jelas dia.

Baca juga: Memasuki Malam Tahun Baru 2022, Majalengka Hampir Nol Kasus Covid-19, Hanya Tambah 2 Kasus

Baca juga: Tak Ada Perayaan Malam Tahun Baru 2022 di Alun-alun Majalengka, Warga Diimbau di Rumah Saja

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved