Guru SD Pergoki Sepasang Kekasih Berzinah di Belakang Rumah Malah Minta Jatah, Begini Nasibnya
Seorang oknum guru SD di Kecamatan Waesama, Kecamatan Buru Selatan, Maluku, memaksa gadis 18 tahun melayani nafsu brahinya.
"Pelaku mengancam akan melaporkan perbuatan korban kepada orangtuanya dan Kepala Desa, apabila korban tidak melayani pelaku berhubungan badan,” katanya.
Setelah melakukan aksi bejatnya, LOS menyuruh WAW untuk pulang.
Dua hari kemudian, korban memberanikan diri untuk cerita.
Korban dan kakak kandungnya lantas melaporkan kejadian ini ke Polsek Waesama pada Senin (29/11/2021).
LOS pun tak bisa mengelak ketika dijemput Polisi di rumahnya, Desa Simi, Kecamatan Waisama pada pukul 10.00 WIT, Rabu (1/12/2021).
Baca juga: HEBOH Oknum Guru Ngaji Cabuli Muridnya Sendiri, Warga Geram dan Membakar Tempat Ngaji di Garut
Menurut Djamaludin, LOS diamankan di Polsek untuk menghindari amuk masa dari pihak keluarga dan warga setempat.
“Pelaku diamankan di Polsek Waisama guna mencegah terjadinya amuk massa dari keluarga korban,” ujarnya.
Djamaludin mengatakan, saat ini pelaku belum ditetapkan sebagai tersangka dan masih terus menjalani pemeriksaan oleh polisi.
“Belum ditetapkan sebagai tersangka, masih diperiksa nanti setelah gelar perkara baru ditetapkan sebagai tersangka,” katanya.
KASUS LAIN
Berawal hilangnya uang Rp 5 juta di dalam lemari mengungkap kasus besar yang tak disangka-sangka korbannya sendiri.
Pelaku pencurian ternyata adalah putri korban sendiri berinisial I berusia 15 tahun.
Uang curian itu diserahkan ke seorang pria berinisial Kr (18) karena pelaku mengancam korban akan menyebarkan rekaman adegan syur korban.
Diketahui ternyata I menjadi korban rudapaksa yang dilakukan oleh Kr.
Kapolsek Menggala AKP Sunaryo mengatakan, kasus rudapaksa dan pemerasan ini bermula saat ibu kandung korban kehilangan uang Rp 5 juta miliknya hilang..
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/cabul-rudapaksa.jpg)