Breaking News:

Geng Motor Tengah Pesta Sabu-sabu Digerebek Polisi, Ternyata Narkoba dari Napi Lapas Kuningan

dalam penggerebekan tersebut, petugas mendapati empat pemuda anggota geng motor sedang pesta narkoba

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Ilustrasi sabu-sabu dan pipet. 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Satres Narkoba Polres Kuningan berhasil mengamankan empat pemuda anggota geng motor. Keempat orang itu tengah pesta sabu-sabu.

"Dari penangkapan itu kami mendapatkan barang bukti 0,5 gram sabu yang ternyata didapat dari hasil transaksi dengan seorang narapidana Lapas Kuningan," ungkap Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya melalui Kasat Narkoba AKP Otong Jubaedi kepada wartawan di Mapolres setempat, Senin (15/11/2021).

Otong  mengungkap bahwa kasus ini bermula dari penggerebekan sebuah rumah kontrakan di daerah Caracas, Kecamatan Cilimus, pada tanggal 10 November lalu.

"Dalam penggerebekan tersebut, petugas mendapati empat pemuda anggota geng motor sedang pesta narkoba. Kemudian kami tindaklanjuti dengan melakukan penggerebekkan, ternyata benar di dalamnya kami dapati mereka dengan barang bukti satu paket sabu berikut alat hisap dari botol air mineral," kata Otong lagi.

Baca juga: Pengakuan Oknum Kejari Kuningan yang Ditangkap Karena Jual Sabu-sabu, Ambil Narkoba dari Tempat Ini

Baca juga: Oknum ASN Dishub Kabupaten Cirebon Terancam Dipecat Usai Ditangkap karena Sabu, Ini Kata Bupati

Empat pemuda itu masing-masing berinisial Hen, Sut dan Sam merupakan warga Ciawigebang serta seorang lagi Dan, warga Caracas.

"Dari hasil pemeriksaan keempat pelaku tersebut, diperoleh keterangan barang haram tersebut mereka dapat dari seseorang berinisial Ag yang saat ini berstatus narapidana di Lapas Kuningan. Pelaku membeli sabu seberat 0,5 gram tersebut seharga Rp 575 ribu," katanya.

Pihaknya kata Otong masih mendalami untuk mencari keberadaan kurir sekaligus kemungkinan bandar besarnya. Termasuk berkoordinasi dengan pihak Lapas untuk mengorek informasi dari Ag terkait kemungkinan jaringan peredaran narkoba tersebut.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak Lapas untuk mengungkap kasus ini hingga ke akarnya," ujar Otong.

Terhadap para pelaku, Otong mengatakan, pihaknya menjerat pasal 112 ayat (1) jo pasal 127 (1) huruf a undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba. Ancaman kurungan penjara minimal 4 tahun penjara maksimal 12 tahun. (*) 

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved