Rabu, 22 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pembentukan Provinsi Cirebon Raya

Muncul Isu Soal Pembentukan Provinsi Cirebon Raya, Ini Sikap Bupati Kuningan

dalam pembentukan provinsi itu harus melibatkan persetujuan dari DPRD Kuningan dan Provinsi Jabar hingga tatanan pemerintahan lebih atas.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Bupati Kuningan H Acep Purnama ditemui di acara BPN Kuningan, Selasa (23/2/2021). 

"Jangan sampai pemekaran provinsi baru ini tidak mempunyai tujuan yang jelas," kata Imron Rosyadi saat ditemui di Kantor Bupati Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (29/9/2021).

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Majalengka Ikut Menolak Wacana Pembentukan Provinsi Cirebon Raya, Ini Alasannya

Ia juga tidak menginginkan potensi dan pengeluaran dalam rencana pemekaran provinsi baru tersebut tidak seimbang.

Karenanya, hingga kini pihaknya tidak memberikan surat keputusan atau persetujuan apapun mengenai rencana tersebut.

Imron juga menekankan pembentukan provinsi baru harus didasarkan kepada kepentingan dan kemaslahatan masyarakat.

"Saya menilai pembentukan Provinsi Cirebon belum menarik dibahas karena belum adanya kajian," ujar Imron Rosyadi.

Ia meminta semua pihak tidak latah sehingga hanya asal menyetujui atau tidaknya perihal wacana pembentukan provinsi baru.

Peta Provinsi Jawa Barat
Peta Provinsi Jawa Barat (Istimewa)

Baca juga: Wali Kota Cirebon Blak-blakan Tolak Pembentukan Provinsi Cirebon, Tak Izinkan Namanya Dicantumkan

Apalagi belum adanya kajian yang menyatakan keberadaan Provinsi Cirebon bakal menyejahterakan masyarakat.

Imron menilai wacana itu tetaplah sekadar wacana karena ketidakjelasan cakupan wilayahnya meski dari isu yang beredar bakal meliputi Ciayumajakuning.

Namun, pihaknya menegaskan seluruh daerah di Ciayumajakuning belum tentu menyetujui pemekaran Provinsi Cirebon Raya.

"Harus dikaji dulu baik dan buruknya. Jangan sampai hanya ego dan akhirnya mengorbankan kemaslahatan masyarakat," kata Imron Rosyadi.

Baca juga: Bupati Majalengka Pastikan Bersama 2 Kepala Daerah Lainnya Takkan Gabung dalam Provinsi Cirebon

Baca juga: Bupati Majalengka Mengaku Belum Tertarik Bahas Provinsi Cirebon Menjadi Provinsi Baru

Takkan Bergabung

Bupati Majalengka, Karna Sobahi menolak wacana dibentuknya Provinsi Cirebon.

Bahkan, ia telah berkomunikasi dengan dua kepala daerah lainnya demi batalnya pembentukan provinsi yang melibatkan seluruh daerah di Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning) tersebut.

"Saya dan Pa Acep (Bupati Kuningan) serta Wali Kota Cirebon sepakat dan berpendapat sama tetap berada di Jawa Barat, Pemprov Jabar. Sepakat tidak mewacanakan itu, kami fokus pada penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Rakyat sehat, rakyat sejahtera,” ujar Karna, Rabu (29/9/2021).

Baca juga: Bupati Majalengka Mengaku Belum Tertarik Bahas Provinsi Cirebon Menjadi Provinsi Baru

Bupati Majalengka, Karna Sobahi
Bupati Majalengka, Karna Sobahi (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Karna menyatakan, ketidaktertarikannya untuk membicarakan Pembentukan Provinsi Cirebon.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved