Breaking News:

VIRAL Ratusan Kambing Tutup Jalur Mobil Damkar Kuningan Saat Menuju ke Lokasi Kebakaran

gerombolan kambing itu menghalangi dan membuat terhenti tiba-tiba kendaraan dinas pemadam kebakaran yang  melaju ke titik lokasi kebakaran di Kecamata

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
istimewa
Gerombolan kambing itu menghalangi dan membuat terhenti tiba-tiba kendaraan dinas pemadam kebakaran yang  melaju ke titik lokasi kebakaran di Kecamatan Ciawigebang, Kuningan, Jawa Barat. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Video ratusan kambing masuk ke jalur kendaraan di Kecamatan Ciawigebang viral di dunia dunia maya. Pasalnya, gerombolan kambing itu menghalangi dan membuat terhenti tiba-tiba kendaraan dinas pemadam kebakaran yang  melaju ke titik lokasi kebakaran di Kecamatan Ciawigebang, Kuningan, Jawa Barat.

"Mengenai video ratusan kambing menghadang laju kendaraan mobil damkar saat on the way ke lokasi kebakaran itu benar. Namun hingga terjadi heboh di sosial media, saya tidak tahu bisa demikian," kata Kepala UPT Damkar Kuningan, Khadafi saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Jum'at (24/9/2021).

Menurut Khadafi, kejadian terabadikan dan audio visual itu bukan beberapa hari terakhir. Tapi kejadian itu sudah cukup lama saat Petugas Damkar hendak ke lokasi kebakaran di Kecamatan Ciawigebang.

"Video itu hampir berapa bulan ya, emang kejadian itu benar saat mobil Damkar mau ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) alias lokasi kebakaran," ujarnya.

Baca juga: Gudang Gabah Milik Warga Terbakar Akibat Kepulan Gas Melon, Kepala Damkar Kuningan Jelaskan Begini

Kejadian semacam itu, kata Khadafi itu sebenarnya bukan kali pertama menimpa pada petugas saat hendak ke lokasi kebakaran.

"Terlepas kendaraan bawa air itu sangat gimana. Namun betul dengan kejadian model dihadang ratusan kambing hingga kami di lokasi kebakaran dianggap lelet atau apalah, ya seperti ini kondisi jalur atau akses  menuju daerah - daerah yang ada di Kuningan," ujarnya. 

Menyinggung soal kejadian kebakaran per tanggal 23 September 2021, Khadafi menyebut ada sebanyak 42 titik kejadian kebakaran dengan skala variasi. Jumlah kerugian dampak peristiwa kebakaran terjadi di Kuningan sekitar Rp 4,8 miliar.

"Untuk kejadian pada tahun 2021 hingga sekarang itu ada 42 titik dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp 4,8 miliar," katanya. (*)

Baca juga: Uji Coba Ganjil Genap di Wisata Paralayang Majalengka Berlanjut, Sabtu-Minggu Mulai Pukul 08.00

Baca juga: Bhayangkara FC Empaskan Persebaya Surabaya 1-0, Merangsek ke Posisi 2 Klasemen Liga 1 2021

Baca juga: Yoris Bantah Kuasai Mobil Alpard Milik Keluarganya, Sebut Kunci Selalu Disimpan di Kamar Amalia

Baca juga: Mahasiswa Unpad Asal Pangandaran Ini Tak Malu Jadi Kuli Bangunan untuk Tambahan Biaya Kuliahnya

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved