Breaking News:

Emak-emak di Majalengka Ini Ajarkan Cara Buat Tikar dari Bungkus Kopi, Bantu Kurangi Limbah Plastik

Ibu-ibu di Majalengka Bungkus kopi bisa dikreasikan menjadi berbagai hal, seperti dompet, tas maupun tikar.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Ibu-ibu Desa Jatiserang, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka sulap limbah plastik menjadi kerajinan tangan bernilai ekonomis 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Belakangan ini informasi mengenai limbah plastik makin mengkhawatirkan.

Pasalnya, limbah plastik bukan hanya mengotori area daratan, melainkan di lautan.

Namun, tak semua yang berbahan plastik harus berakhir menjadi limbah.

Ada pula yang memanfaatkan plastik sebagai bahan kerajinan dan meningkatkan kreativitas.

Salah satu yang sering digunakan ialah bungkus kopi.

Meski, limbah plastik dari bungkus sabun maupun minuman suplemen juga kerap digunakan.

Bungkus kopi bisa dikreasikan menjadi berbagai hal, seperti dompet, tas maupun tikar.

Cara membuat tikar dari bungkus kopi ini menjadi termasuk ramah lingkungan.

Sebab, bisa membantu untuk mengurangi sampah plastik.

Ibu-ibu Desa Jatiserang, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka sulap limbah plastik menjadi kerajinan tangan bernilai ekonomis
Ibu-ibu Desa Jatiserang, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka sulap limbah plastik menjadi kerajinan tangan bernilai ekonomis (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)
Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved