Breaking News:

Akhir Pekan Ini Bisa Berwisata Sambil Mengenal Sejarah Prabu Siliwangi di Rajagaluh Majalengka

Petilasan Prabu Siliwangi di Majalengka adalah sebuah tempat yang bisa dijadikan sebagai pilihan untuk melakukan wisata dan belajar mengenai sejarah

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Petilasan atau Pasanggrahan Prabu Siliwangi di Desa Pajajar, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Petilasan Prabu Siliwangi di Majalengka adalah sebuah tempat yang bisa dijadikan sebagai pilihan untuk melakukan wisata dan belajar mengenai sejarah Kerajaan Pajajaran.

Di tempat itu kini telah dijadikan objek wisata.

Mulai dari wisata alam, ziarah dan berbagai obyek lainnya.

Kuncen Petilasan atau Pasanggrahan Prabu Siliwangi, Rozali mengungkapkan, petilasan prabu Siliwangi sudah ada sejak tahun 1482 Masehi.

Saat itu pemerintahan dipimpin oleh Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi Sang Ratu Dewata Wisesa.

"Pada tahun itu, di lereng Gunung Ciremai sebelah Utara dibangun hutan tutupan dan pondok sebagai tempat nepi tapabrata dan peristirahatan raja oleh Ciung Wanara yang diberi nama 'Pasanggrahan Prabu Siliwangi Pajajaran," ujar Rozali kepada Tribun di lokasi, Sabtu (4/9/2021).

Baca juga: Profil Pasukan Setan Yon 315/Garuda Andalan Kodam SIliwangi, Dikirim Jokowi untuk Tumpas KKB Papua

Selain terdapat petilasan prabu Siliwangi, objek wisata tersebut juga terdapat pemandian air yang tak pernah surut meski musim kemarau sekalipun.

Yakni, mata air Sanghyang Talaga Pancuran dan mata air Sanghyang Talaga Emas.

"Ya di sini juga dilengkapi dengan pemandian yang airnya keluar dari perut bumi terus menerus mengalir tanpa henti diberi nama mata air Sanghyang Talaga Pancuran dan mata air Sanghyang Talaga Emas (Barat)," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved