Breaking News:

Viral Video Bus Ugal-ugalan di Kuningan, Polantas Polres Kuningan Langsung Tindak Sopir Bus

Tindakan itu dilakukan akibat viralnya video Bus Oleng yang dilakukan pengemudi saat berada di Jalan Bojong - Linggajati, Kecamatan Cilimus.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Beredar video bus oleng milik PO Tunggal Jaya yang beralamat di Jalan Bandorasa - Kuningan, kontan mendapat tindakan langsung dari Kepolisian Lalu Lintas Polres Kuningan. 

"Muncul video itu mungkin begini, video awalanya hanya dijadikan status WA daripada Bus Mania. Terus tiba - tiba muncul di sosial media, saya tidak tahu dan sempat kaget juga," katanya.

Kagetnya, kata Didi mengaku mendapat kunjungan langsung dari Satlantas Polres Kuningan. Dalam kunjungan, mereka melayangkan sejumlah pertanyaan dan akhirnya kena tilang akibat video bus oleng tersebut.

"Iya, untuk pengemudi sudah kami berikan SP (surat peringata) dan kami penilangan juga kami berikan berikan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan)," katanya.

Selain STNK yang ditilang, kata Didi mengaku bahwa setiap unit Bus PO Tunggal Jaya itu ditempel stiker dengan tulisan Stop Oleng.

"Iya Bus kami  ditempal stiker Stop Oleng. Dengan adanya itu, semoga ini menjadi edukasi bagi Bus Mania dan kawan pengemudi lainnya, bahwa saat berkendara tentu harus tertib dan tidak mengancam bahaya pada penggunaan jalan lainnya," ujarnya.

Menyinggung kronologi bus oleng, Didi mengungkap bahwa itu terjadi sepakan lalu di Jalan Linggajati - Bojong. Pada saat itu, unit bus bareng Bus Mania hendak masuk ke garasi II yang berada di daerah tersebut dari Jakarta.

"Video Bus Oleng, dibuat saat bus mau ke garasi dua yang berada di daerah Linggajati. Nah, dalam perjalanan tadi, ada penumpang dari Bus Mania yang memvideokan hingga viral," katanya.

Ada kunjungan Bus Mania, kata Didi mengungkap bahwa selama Pandemi Covid19 kunjungan itu dirasa membantu bagi manajamen PO Tunggal Jaya. Sebab usaha jasa angkutan umum dan wisata ini termasuk yang terdampak akibat Pandemi Covid19.

"Dampak Pandemi Covid19, kami sangat kesusahan untuk memenuhi kebutuhan dan pendapatan perusahaan. Sebetulnya dengan ada kunjungan Bus Mania itu sangat membantu, sebab mereka juga profesional seperti penumpang lain dalam membayar jasa atau ongkos," katanya.

Mengenai pengupload vide tersebut, kata Didi mengaku bahwa itu sudah bukan ranahnya untuk mendapat teguran. "Berharap pengupload bisa tanggungjawab atas video status WA semula muncul. Jujur itu mungkin kebutuhan Bus Mania dan memang hanya konsumsi pribadi saja. Sebab penumpang bus mania ini bukan penumpang pada umumnya dan ini merupakan sikap terbuka manajamen untuk diketahui Bus Mania di lingkungan garasi," katanya.

Sekedar informasi PO Tunggal Jaya ini memiliki unit Bus untuk usaha jasa transportasi untuk pariwisata alias Tour dan Travel. Berdiri PO Tunggal Jaya ini sejak tahun 1994 dengan jumlah unit pertama itu sebanyak 5 unit Bus Medium. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved