Breaking News:

PPKM Darurat Diperpanjang

PSI Indramayu Tolak Keras Perpanjangan PPKM Darurat, Khawatir Rakyat Memberontak dan Terjadi Rusuh

Menurut Ketua DPD PSI Indramayu, Juni Harto mengatakan, pemerintah sangat tidak bijaksana jika tetap memaksakan akan memperpanjang PPKM Darurat.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Ketua DPD PSI Indramayu, Juni Harto, Jumat (16/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Indramayu menyoroti wacana pemerintah yang akan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Terlebih, sekarang ini wacana PPKM Darurat diperpanjang tersebut tengah ramai dan menjadi perbincangan di tengah masyarakat.

Menurut Ketua DPD PSI Indramayu, Juni Harto mengatakan, pemerintah sangat tidak bijaksana jika tetap memaksakan akan memperpanjang PPKM Darurat.

"Kalau PPKM ini diperpanjang yang wacananya sampai 17 Agustus, menurut kami secara nasional ini bisa berbahaya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di Sekretariat DPD PSI Indramayu, Jumat (16/7/2021).

Menurut Juni Harto, kemungkinan terburuk, masyarakat akan memberontak sehingga terjadi chaos atau kerusuhan.

Baca juga: Jokowi Resmi Memperpanjang PPKM Darurat hingga Akhir Juli, Ini Pernyataan Menko PMK Muhajir Effendy

Prediksi itu pun disampaikan dia, bukan tanpa dasar. 

Pasalnya, berdasarkan pemantauan PSI Indramayu di lapangan, masyarakat sudah sangat jenuh dan terpuruk akibat PPKM Darurat ini.

PSI Indramayu pun sebenarnya setuju dengan penerapan PPKM Darurat yang saat ini masih berlangsung, yakni PPKM yang dimulai pada 3 Juli dan akan berakhir pada 20 Juli 2021.

Mengingat, saat itu tengah terjadi lonjakan kasus Covid-19, ada ratusan orang terpapar virus corona di Kabupaten Indramayu dengan tingkat kematian yang cukup tinggi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved