Breaking News:

Virus Corona

1892 Warga Majalengka Isolasi Mandiri Karena Positif Covid-19, Dinkes Fokus Tangani Pasien Bergejala

Sebanyak 1.892 warga Kabupaten Majalengka, Jawa Barat saat ini sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) akibat terkonfirmasi positif Covid-19.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Kepala Dinas Kesehatan Majalengka, Harizal F Harahap 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Sebanyak 1.892 warga Kabupaten Majalengka, Jawa Barat saat ini sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) akibat terkonfirmasi positif Covid-19.

Mereka yang menjalani isoman rata-rata pasien Covid-19 dengan gejala ringan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Harizal F Harahap mengatakan, pihaknya akan mengupayakan untuk melayani pasien pasien positif Covid-19 yang sedang menjalani isoman dengan menyuplai vitamin, obat-obatan hingga memantau kondisi kesehatannya.

Baca juga: Ini Pesan Terakhir Penyanyi Dangdut Neneng Anjarwati Sebelum Meninggal Dunia, Warganet Bersedih

"Kami berusaha melayani mereka yang isolasi mandiri, bantuan vitamin dan obat-obatan ada dari puskesmas, begitu juga penanganan dari tim medis dilakukan oleh tim monitoring puskesmas dan jejaringnya," ujar Harizal kepada media, Rabu (14/7/2021).

Harizal juga melakukan pemantauan pasien positif yang sedang isoman yang mana akan dilakukan oleh tim medis melalui media elektronik.

Baca juga: Heboh Klaim Berhubungan Badan 4-6 Jam Bisa Sembuhkan Covid-19, Begini Penjelasan Dokter

Untuk pasien Covid-19 yang tidak bergejala atau tanpa penyakit bawaan, Dinkes Kabupaten Majalengka membolehkan isoman di rumahnya masing-masing.

Sedangkan bagi pasien yang mengalami gejala seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak nafas serta memiliki penyakit bawaan, Dinkes menganjurkan pasien untuk segera menghubungi tim medis agar segera dirawat di rumah sakit.

"Pemantauan kondisi harian pasien dilakukan oleh petugas melalui media elektronik jadi tidak secara langsung. Untuk syarat isoman di rumah harus memenuhi prosedur, misal di rumah itu harus dihuni oleh orang yang terkonfirmasi positif saja."

Baca juga: FAKTA BARU Pemakaman Peti Kosong di Klaten, Ternyata Jenazah Pasien Covid-19 Tertinggal di RS

"Sementara untuk yang memiliki gejala atau penyakit penyerta harus segera melapor ke petugas di puskesmas terdekat untuk segera dirawat di rumah sakit," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved