Breaking News:

Virus Corona

Heboh Klaim Berhubungan Badan 4-6 Jam Bisa Sembuhkan Covid-19, Begini Penjelasan Dokter

Pemerintah Afrika Selatan membantah tegas adanya klaim bahwa berhubungan badan 4-6 jam bisa menyembuhkan Covid-19.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

TRIBUNCIREBON.COM- Dr William F Marshall dari Mayo Clinics menerangkan seks bisa meningkatkan penyebaran virus corona.

"Berkontak dengan penderita melalui ciuman atau aktivitas seksual lainnya bisa meningkatkan transmisi," kata Dr Marshall.

Menurutnya, penderita bisa menyebarkan virus corona itu lewat droplet yang menempel di kulit maupun barang pribadi lainnya.

Dilansir The Sun Senin (12/7/2201), pasangan bisa tertular jika mereka menyentuh bagian yang terpapar saat berhubungan badan.

Baca juga: Rahasia Pasien Covid-19 di India Cepat Pulih Terkuak, Makan Bawang Putih dan Konsumsi Ini Saat Pagi

Sebelumnya, Pemerintah Afrika Selatan membantah tegas adanya klaim bahwa berhubungan badan 4-6 jam bisa menyembuhkan Covid-19.

Mereka menanggapi sebuah dokumen yang mengatasnamakan pemerintahan, mengklaim berhubungan badan 4-6 jam per hari adalah cara untuk melindungi diri dari virus corona.

Baca juga: Ternyata 5 Cara Ini Bantu Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri Cepat Pulih, Tips Ampuh dari Dokter

Meski banyak kesalahan ejaan dan redaksional, nyatanya dokumen palsu itu beredar secara masif di media sosial.

Dr Garth Japhet, pejabat kementerian kesehatan, menyerukan supaya masyarakat untuk tidak menyebarkan kabar bohong tersebut.

"Kita mempunyai kemampuan untuk menyudahi infeksi dan melindungi diri kita maupun keluarga," kata Japhet.

"Satu-satunya pengobatan" Dalam dokumen palsu yang viral, publik Afrika Selatan diminta tetap tinggal di rumah dan berhubungan seks selama 4-6 jam sehari.

"Kami bisa mengonfirmasi bahwa seks hanyalah satu-satunya pengobatan yang ampuh melawan Covid-19," kata dokumen itu.

"Marilah kita mencoba membuat banyak ronde selama 4-6 jam hingga pemberitahuan lebih lanjut. Hanya untuk orang dewasa. Bersama kita kuat." (*)

Berita tentang Covid-19


Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved