Breaking News:

PPKM Darurat di Jabar

Zaman Lagi Susah, Ridwan Kamil Gelar Zikir dan Doa Bersama Minta Selamat di Masa Pandemi Covid-19

Ridwan Kamil, berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi semua pihak untuk saling menguatkan lahir dan batin dalam menangani pandemi COVID-19

Editor: Machmud Mubarok
Foto Biro Adpim Jabar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat memberikan sambutan Dzikir dan Doa Bersama untuk Kesehatan dan Keselamatan Masyarakat Jabar secara virtual dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (8/7/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengikuti Dzikir dan Doa Bersama untuk Kesehatan dan Keselamatan Masyarakat Jabar via konferensi video dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (8/7) malam.

Dalam sambutannya, Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi semua pihak untuk saling menguatkan lahir dan batin dalam menangani pandemi COVID-19.

"Mudah-mudahan dengan doa yang dipanjatkan ke langit Allah SWT ini kami semua mendapatkan kekuatan lahir dan batin,” kata Kang Emil.

Acara yang berlangsung secara virtual tersebut dihadiri oleh perwakilan dari 27 kabupaten/kota se-Jabar. Acara pun berjalan dengan penuh khidmat dari awal hingga akhir.

Baca juga: JAWABAN Satgas Covid-19 Majalengka Soal Ada Masjid Gelar Salat Jumat di Tengah PPKM Darurat

Baca juga: Hati-hati Pasien Covid-19 dengan Riwayat Diabetes Melitus dan Obesitas Berisiko Alami Perburukan

Baca juga: Covid-19 Masih Meningkat, Obat dan Vitamin di Majalengka Mulai Langka, Distributor Kewalahan

Kang Emil berpesan kepada seluruh kepala daerah di Jabar untuk mengadakan Dzikir dan Doa Bersama. Selain itu, ia berharap kegiatan serupa pun dapat digelar secara daring di tingkat desa atau kelurahan.

“Dalam kesempatan ini saya menitipkan pesan kepada wali kota/bupati agar mengadakan zikir dan doa bersama untuk saling menguatkan dalam menghadapi pandemi COVID-19,” tuturnya.

“Mudah-mudahan kami akan melihat acara ini berlangsung di level kabupaten, kecamatan, serta desa dan juga keterlibatan RT/RW. Karena warga Jabar adalah warga yang religius dan tawakal. Mudah-mudahan Allah bisa mengangkat penyakit ini,” katanya.

Kang Emil pun mengajak ulama dan tokoh masyarakat untuk ikut berkontribusi menangani pandemi COVID-19. Salah satunya dengan menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait protokol kesehatan (prokes), khususnya selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat berlaku.

Rekor Kasus

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved