PPKM Darurat di Jabar
Zaman Lagi Susah, Ridwan Kamil Gelar Zikir dan Doa Bersama Minta Selamat di Masa Pandemi Covid-19
Ridwan Kamil, berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi semua pihak untuk saling menguatkan lahir dan batin dalam menangani pandemi COVID-19
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengikuti Dzikir dan Doa Bersama untuk Kesehatan dan Keselamatan Masyarakat Jabar via konferensi video dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (8/7) malam.
Dalam sambutannya, Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi semua pihak untuk saling menguatkan lahir dan batin dalam menangani pandemi COVID-19.
"Mudah-mudahan dengan doa yang dipanjatkan ke langit Allah SWT ini kami semua mendapatkan kekuatan lahir dan batin,” kata Kang Emil.
Acara yang berlangsung secara virtual tersebut dihadiri oleh perwakilan dari 27 kabupaten/kota se-Jabar. Acara pun berjalan dengan penuh khidmat dari awal hingga akhir.
Baca juga: JAWABAN Satgas Covid-19 Majalengka Soal Ada Masjid Gelar Salat Jumat di Tengah PPKM Darurat
Baca juga: Hati-hati Pasien Covid-19 dengan Riwayat Diabetes Melitus dan Obesitas Berisiko Alami Perburukan
Baca juga: Covid-19 Masih Meningkat, Obat dan Vitamin di Majalengka Mulai Langka, Distributor Kewalahan
Kang Emil berpesan kepada seluruh kepala daerah di Jabar untuk mengadakan Dzikir dan Doa Bersama. Selain itu, ia berharap kegiatan serupa pun dapat digelar secara daring di tingkat desa atau kelurahan.
“Dalam kesempatan ini saya menitipkan pesan kepada wali kota/bupati agar mengadakan zikir dan doa bersama untuk saling menguatkan dalam menghadapi pandemi COVID-19,” tuturnya.
“Mudah-mudahan kami akan melihat acara ini berlangsung di level kabupaten, kecamatan, serta desa dan juga keterlibatan RT/RW. Karena warga Jabar adalah warga yang religius dan tawakal. Mudah-mudahan Allah bisa mengangkat penyakit ini,” katanya.
Kang Emil pun mengajak ulama dan tokoh masyarakat untuk ikut berkontribusi menangani pandemi COVID-19. Salah satunya dengan menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait protokol kesehatan (prokes), khususnya selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat berlaku.
Rekor Kasus
Pemerintah melaporkan terjadi penambahan 34.379 kasus Covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, Rabu (7/7/2021). Angka tersebut menjadi rekor baru tambahan harian terbanyak sepanjang pandemi Covid-19 di Indonesia sejak kasus pertama kali terkonfirmasi pada 2 Maret 2020.
Dikutip dari Twitter Kementerian Kesehatan RI, dengan tambahan tersebut, total kasus infeksi corona di Indonesia 2.379.397.
Sementara itu, kasus sembuh bertambah 14.835, sehingga totalnya menjadi 1.973.388 kasus.
Adapun kasus kematian harian bertambah 1.040.
Angka tambahan kematian tersebut juga mencatatkan rekor tertinggi.
Baca juga: Jangan Panik Demam Setelah Disuntik Vaksin Covid-19 Adalah Efek Samping yang Baik, Ini Penjelasannya
Baca juga: HEBOH Foto Penampakan Kuntilanak Saat Pemakaman Jenazah Covid-19 di Kuningan, Begini Kata Kades
Baca juga: Pasien Covid-19 di Subang Ini Pagi Masih Keluyuran, Malamnya Sudah Tak Bernyawa, Pilih Akhiri Hidup
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/zikir-dan-doa-bersama.jpg)