Breaking News:

Masih Banyak PKL Bandel, Pemkab Harus Lebih Tegas Tertibkan PKL di Alun-alun Majalengka

Namun, pada kenyataannya sejumlah PKL masih menempati titik-titik tertentu untuk menjajakan dagangannya terhadap para pengunjung.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
para pedagang masih ada yang berjualan di area Alun-alun Majalengka. Padahal hal itu sudah dilarang oleh pemerintah yang mana melanggar Perda yang telah ditetapkan. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 tahun 2019 Kabupaten Majalengka, bahwa ruang publik seperti Alun-alun harus bersih dari pedagang kaki lima (PKL).

Namun, pada kenyataannya sejumlah PKL masih menempati titik-titik tertentu untuk menjajakan dagangannya terhadap para pengunjung.

Kondisi seperti itu, membuat Ketua Masyarakat Pariwisata Indonesia (MPI) Majalengka, Dadan Taufik angkat bicara.

Ditemui Tribun, Dadan mendorong pemerintah dalam hal ini Satpol PP untuk lebih tegas terhadap PKL.

para pedagang masih ada yang berjualan di area Alun-alun Majalengka. Padahal hal itu sudah dilarang oleh pemerintah yang mana melanggar Perda yang telah ditetapkan.
para pedagang masih ada yang berjualan di area Alun-alun Majalengka. Padahal hal itu sudah dilarang oleh pemerintah yang mana melanggar Perda yang telah ditetapkan. (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Jangan sampai, ruang publik seperti alun-alun kehilangan fungsinya sebagai tempat wisata murah alternatif bagi masyarakat.

"Tentunya saya mendorong pemerintah untuk tegas kepada PKL. Sesuai Perda, PKL itu tidak boleh berjualan di sekitar alun-alun," ujar Dadan, Jumat (11/6/2021).

Sejatinya, Dadan sudah mengetahui bahwa pemerintah telah mengalokasikan tempat yang lebih nyaman untuk PKL berjualan.

Seperti di sebelah dan belakang Gedung DPRD, di Jalan Ahmad Yani dan sebagainya.

Baca juga: Sudah Dilaran, PKL Nakal Kembali Jualan di Alun-alun Majalengka, Pedagang: Petugas Tak Tegas

Namun faktanya, sejumlah PKL justru kembali lagi menghiasi sekitar alun-alun demi lebih dekat dengan pengunjung.

"Saya lihat Satpol PP sudah terus melakukan pembubaran terhadap para pedagang, tapi memang PKL ada aja yang membandel," ucapnya.

Selain para pedagang, sambung Dadan, para pemilik kendaraan yang hendak mengunjungi alun-alun juga masih belum tertib memarkirkan kendaraannya.

Terlihat, masih ada saja kendaraan roda dua khususnya memarkir di lokasi yang tidak seharusnya.

Ditambah adanya juru parkir liar yang mengarahkan kendaraan untuk parkir sembarangan.

"Oleh karena itu, saya mendorong pemerintah untuk lebih tegas. Apalagi Alun-alun Majalengka digadang-gadang menjadi alun-alun terbaik di Jawa Barat bahkan Indonesia," jelas dia. 

Baca juga: Kondisi Terkini Guru Susan yang Lumpuh dan Buta Usai Divaksin, Adik Ungkap Mulai Kaki hingga Matanya

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved