Breaking News:

Jaksa Pertegas Soal Tuntutan bagi Habib Bahar yang Hanya 5 Bulan Penjara, Vonisnya 2 Pekan Lagi

Tuntutan lima bulan penjara bagi Habib Bahar Smith, terdakwa pelaku penganiayaan sopir taksi dinilai Jaksa Penuntun Umum sudah sesuai dengan fakta

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Daniel Andreand Damanik
Habib Bahar bin Smith, Kamis (08/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi. Abdurahman. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Tuntutan lima bulan penjara bagi Habib Bahar Smith, terdakwa pelaku penganiayaan sopir taksi dinilai Jaksa Penuntun Umum sudah sesuai dengan fakta-fakta persidangan. 

Jaksa Kejati Jabar, Sukanda mengatakan, tuntutan lima bulan hukuman penjara itu diberikan karena terdakwa dan korban sudah saling memaafkan, dan juga terdakwa sudah membayar kerugian kepada korban.

//

Suasana persidangan dengan terdakwa Habib Bahar bin Smith yang beragendakan pembacaan vonis, Selasa (09/7/2019).
Suasana persidangan dengan terdakwa Habib Bahar bin Smith yang beragendakan pembacaan vonis, Selasa (09/7/2019). (Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik)

Baca juga: Habib Bahar bin Smith Cemburu Tahu Istri Digoda Pria Lain, Singgung Soal Tak Akan Cium Bau Surga

Baca juga: Habib Bahar Siap Dipenjara dan Diracun, Benarkan Tindakannya Saat Istrinya Digoda Sopir Taksi Online

//

"Jadi, tuntutan lima bulan bukan karena keraguan, tapi karena objektivitas tim jaksa," ujar Sukanda, dalam sidang replik atau tanggapan jaksa atas pleidoi di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (8/6/2021).

Pada agenda sidang sebelumnya, Bahar Smith melalui kuasa hukumnya sempat meminta agar langsung dibebaskan dari segala dakwaan dan tuntutan jaksa karena telah menempuh perdamaian dengan korban.

Permintaan untuk dibebaskan itu nyatanya tidak diberikan. Sehingga, Jaksa menyatakan tetap pada tuntutannya meminta hakim menjatuhkan hukuman lima bulan penjara kepada terdakwa.

"Kami berpendapat berdasarkan fakta persidangan tidak ada alat bukti yang menjadikan terdakwa harus dibebaskan, berdasarkan itu, kami penuntut umum tetap pada tuntutan kami," katanya.

Baca juga: PERNYATAAN Habib Bahar bin Smith: Tak Akan Cium Bau Surga Jika Saya Tak Cemburu Istri Digoda Orang

Baca juga: Habib Bahar bin Smith Yakin Kasusnya Ini Ditunggangi Orang-orang yang Tak Suka Padanya, Minta Bebas

Sementara itu Bahar Smith justru mengelak dan menyatakan tidak pernah minta dibebaskan. Ia hanya meminta agar  diberikan hukuman seadil-adilnya.

"Saya tidak pernah minta untuk dibebaskan, saya tidak pernah minta vonis hakim bebas. Saya hanya minta keadilan, saya berani bertanggungjawab apapun risikonya, berapapun ancamannya, hukumannya, saya ikhlas," ucapnya.

Ketua Majelis Hakim Surachmat mengatakan, agenda sidang vonis kepada Bahar akan dilakukan pada 22 Juni 2021. Hakim pun memastikan telah mencatat permintaan Bahar yang tidak ingin dibebaskan dan ingin diberi keadilan.

"Tinggal kami bermusyawarah untuk menjatuhkan hukuman, acaranya putusan pada persidangan yang akan datang," kata Hakim.

Baca juga: Firli Bahuri Dkk Enggan Hadiri Undangan, Ketua Komnas HAM: Jika Tak Hadir, Yang Rugi KPK Sendiri

Baca juga: Habib Rizieq Shihab Cuma Ucap Kata Ini, Setelah Divonis Bersalah dan Harus Bayar Denda Rp 20 Juta

Baca juga: Pasca Wagub Uu Ruzhanul Ulum Positif Covid-19, Tracing Dilakukan di Kabupaten dan Kota Se- Jabar

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved