Breaking News:

Habib Bahar Siap Dipenjara dan Diracun, Benarkan Tindakannya Saat Istrinya Digoda Sopir Taksi Online

Habib Bahar sadar jika yang dilakukannya tetap salah, meski bermaksud menjaga marwah istrinya yang digoda sopir taksi online.

Istimewa
Penceramah Habib Bahar bin Smith: Habib Bahar Siap Dipenjara dan Diracun, Benarkan Tindakannya Saat Istrinya Digoda Sopir Taksi Online 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Habib Bahar bin Smith, terdakwa kasus penganiayaan terhadap sopir taksi online mengaku jika apa yang dilakukannya merupakan sikap tegas demi menjaga marwah istri

Penyataan itu disampaikan Habib Bahar secara virtual dari Lapas Gunung Sindur, dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, dengan agenda pembacaan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan lima bulan penjara. 

Ia sadar jika yang dilakukannya tetap salah, meski bermaksud menjaga marwah istrinya yang digoda sopir taksi online.

"Tahbid atau merayu atau menggoda istri orang itu merupakan suatu perbuatan dosa yang sangat besar. Sesungguhnya Rasulullah melaknat orang yang merayu istri orang, menggoda istri orang. Rasulullah berlepas diri dari orang tersebut dan merupakan kejahatan dan dosa yang sangat besar," ujar Bahar dalam persidangan, Kamis (3/6/2021). 

Dalam Islam, kata dia, orang yang kuat imannya bakal mencegah perbuatan tahbid dengan tangannya. 

"Apabila tidak bisa mencegahnya maka saya termasuk dalam dayus atau seorang suami yang tidak memiliki perasaan hati cemburu apabila istrinya digoda.

Maka saya termasuk yang tidak akan mencium bau surga dan dimasukkan ke dalam neraka Allah SWT," katanya.

Baca juga: PERNYATAAN Habib Bahar bin Smith: Tak Akan Cium Bau Surga Jika Saya Tak Cemburu Istri Digoda Orang

Dalam beberapa kali kesempatan persidangan, Bahar memang kerap menyebut apa yang dilakukannya untuk menjaga marwah istrinya.

Sebab, istrinya digoda oleh Ardiansyah sopir taksi online

"Maka, yang saya lakukan sekali lagi benar dalam agama dan saya mengakui salah dalam pidana," ucapnya. 

Diakhir pembelaannya, Habib Bahar kemudian menyatakan siap untuk melawan segala kezaliman.

Bahkan, dia siap dipenjara hingga diracun demi melawan kezaliman

"Saya Bahar bin Ali bin Smith bersumpah demi Allah yang memegang nyawa saya, yang memegang jiwa saya, bahwasanya selama kedua mata saya masih melihat kemungkaran dan kemaksiatan dan ketidakadilan, maka selama itu saya tidak akan pernah tunduk kepada kemungkaran tersebut.

Sekalipun saya harus dipenjara, diracun atau harus dibunuh, saya demi Allah saya tidak akan pernah tunduk pada kezaliman, kemungkaran dan ketidakadilan," katanya.

Baca juga: Habib Bahar bin Smith Yakin Kasusnya Ini Ditunggangi Orang-orang yang Tak Suka Padanya, Minta Bebas

Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved