Breaking News:

Kasus Habib Bahar bin Smith

Habib Bahar bin Smith Cemburu Tahu Istri Digoda Pria Lain, Singgung Soal Tak Akan Cium Bau Surga

Penyataan itu disampaikan Habib Bahar bin Smith secara virtual dari Lapas Gunung Sindur, dalam sidang di Pengadilan Negeri Bandung

Istimewa
Penceramah Habib Bahar bin Smith 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Habib Bahar bin Smith mengaku penganiayaan yang dilakukannya pada Ardiansyah, sopir taksi online merupakan sikap tegas demi menjaga marwah istri.

//

Penyataan itu disampaikan Habib Bahar bin Smith secara virtual dari Lapas Gunung Sindur, dalam sidang di Pengadilan Negeri Bandung Jalan LLRE Martadinata, Kamis (3/6/2021).

Baca juga: Habib Bahar bin Smith Yakin Kasusnya Ini Ditunggangi Orang-orang yang Tak Suka Padanya, Minta Bebas

Sidang mengagendakan pembacaan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan lima bulan penjara. Ia sadar jika yang dilakukannya salah meski bermaksud menjaga marwah istrinya yang digoda sopir taksi online.

"Tahbid atau merayu atau menggoda istri orang itu merupakan perbuatan dosa sangat besar. Sesungguhnya Rasulullah melaknat orang yang merayu istri orang, menggoda istri orang dan Rasulullah berlepas diri dari orang tersebut dan merupakan kejahatan dan dosa yang sangat besar," ujar Habib Bahar bin Smith dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bandung , Kamis (3/6/2021).

Dalam Islam, kata dia, orang yang kuat imannya bakal mencegah perbuatan tahbid dengan tangannya.

"Apabila tidak bisa mencegahnya maka saya termasuk dalam dayus atau seorang suami yang tidak memiliki perasaan hati cemburu apabila istrinya digoda, maka saya termasuk yang tidak akan mencium bau surga dan dimasukkan ke dalam neraka Allah SWT," Habib Bahar.

Dalam beberapa kali kesempatan persidangan, Habib Bahar memang kerap menyebut apa yang dilakukannya untuk menjaga marwah istrinya. Sebab, istrinya digoda oleh Andriansyah, sopir taksi online.

Baca juga: Proses Pencarian Satu Nelayan yang Tenggelam Pangandaran Terkendala Kondisi di Sekitar TKP

"Maka, yang saya lakukan sekali lagi benar dalam agama dan saya mengakui salah dalam pidana," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved