Breaking News:

PMI Asal Majalengka Dituduh Membunuh

SIASAT Licik Majikan Jebloskan TKW Asal Majalengka ke Bui, Dituduh Membunuh Sopir, Ini Kronologinya

PMI yang berangkat pertama kali tahun 2011 itu dituduh membunuh sopir majikan yang diketahui tewas di kamarnya saat Nenah hendak memberi makan.

TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Surat permohonan bantuan dari Desa Ranjiwetan ke Kementerian Luar Negeri meminta agar seorang warga mereka dibebaskan dari hukuman di UEA. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Nenah Arsinah (38) warga Desa Ranjiwetan, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka terancam hukuman mati di negara ia bekerja, Dubai, Uni Emirat Arab.

Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berangkat pertama kali tahun 2011 itu dituduh membunuh sopir majikan yang diketahui tewas di kamarnya saat Nenah hendak memberi makan.

Padahal, Nenah tak tahu apa-apa terkait terbunuhnya sang sopir tersebut.

Ketua Forum Perlindungan Migran Indonesia (FPMI) DPD Majalengka, Muhamad Fauzi menceritakan, Nenah pertama kali bekerja sebagai PMI ke Dubai pada tahun 2011 silam.

Baca juga: BREAKING NEWS - Dituduh Bunuh Sopir Majikan, PMI Asal Majalengka Terancam Hukuman Mati di UEA

Baca juga: Sule Ngaku Mulai Sepi Job, Hanya Ngisi 1 Program TV, Tawarkan 1,7 Hektar Tanah ke Raffi Ahmad

Saat itu, ia bekerja untuk majikannya selama tiga tahun.

Namun, karena sang ibu meninggal dunia, ia meminta kepada majikannya untuk dipulangkan terlebih dahulu ke Indonesia.

"Tahun 2014 Nenah pulang, tapi hanya beberapa hari di rumah terus berangkat lagi. Nah, baru dua bulan untuk bekerja lagi, terjadilah tuduhan pembunuhan itu ke Nenah oleh majikannya," ujar Fauzi saat ditemui di kantornya, Senin (24/5/2021).

Menurut cerita dari keluarganya, jelas dia, sehari sebelum peristiwa pembunuhan itu, sopir majikan bersitegang dengan anak sang majikan.

Keributan itu diduga sang sopir meminta gaji yang tidak dibayar beberapa bulan.

Halaman
12
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved