Pasien Covid-19 di Kota Cirebon Bakal Dirawat di Tenda Darurat, Ini Kebijakan Pemkot Jika Outbreak
Pemkot Cirebon menyiapkan tenda darurat untuk merawat pasien Covid-19. Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi: tenda darurat itu disiapkan jika outbreak
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
Ia mengatakan, skema tersebut dikarenakan ada 1,4 persen atau sekitar 1,5 juta penduduk yang mudik saat lebaran kemarin.
Karenanya, Pemkot Cirebon akan mengikuti arahan dari pemerintah pusat, dimulai dari testing dan tracing di tingkat RW.
Nantinya, Satgas Covid-19 tingkat RW akan melaporkan mana warga yang tidak kelihatan selama lima hari, dan mereka yang akan mengetesnya.
"Warga yang tidak muncul selama lima hari kemarin itu berarti mereka sudah keluar kota, sehingga langsung diminta untuk isolasi mandiri," ujar Agus Mulyadi.
Baca juga: 40 Pemudik Jalani Rapid Test Antigen di Pos Penyekatan Jalan Kalijaga Kota Cirebon, Ini Hasilnya
Baca juga: Terungkap Hasil Rapid Test Antigen di Cirebon Dua Pemudik Asal Kuningan dan Brebes Positif Covid-19
Selain itu, testing juga bakal digelar di sejumlah pusat perbelanjaan dan keramaian se-Kota Cirebon.
Sebab, di masa libur Lebaran tempat-tempat itupun dikunjungi banyak orang, bahkan tidak menutup kemungkinan adanya warga luar Kota Cirebon.
"Pusat perbelanjaan jangan sampai menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19," kata Agus Mulyadi. (Tribuncirebon.com)