Breaking News:

Benjamin Netanyahu, Sosok di Balik Invasi Israel ke Palestina, 188 Jiwa Tewas Dia Anggap Tak Sengaja

Benjamin Netanyahu lahir pada 21 Oktober 1949 di Tel Aviv, Israel, dan dibesarkan di Yerusalem.

kolase/Serambi Indonesia
Israel semakin membabibuta menghancurkan Palestina. 

TRIBUNCIREBON.COM - Ingin tahu sosok di balik serangan Israel ke Jalur Gaza, Palestina? Dia tak lain Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Di tengah kecaman internasional atas serangan Israel ke Gaza, Perdana Menteri Israel itu tak goyah pada kebijakannya.

Dalam pidatonya di televisi dia mengklaim, "Kampanye kami melawan organisasi teroris terus berlanjut dengan kekuatan penuh. Kami bertindak sekarang, selama diperlukan, untuk memulihkan ketenangan dan ketenteraman Anda, warga Israel. Ini akan memakan waktu."

Netanyahu mengatakan hilangnya 188 nyawa, termasuk 55 anak, dalam serangan Israel ke Gaza seminggu terakhir sebagai suatu ketidaksengajaan.

Kampanye anti-terorisme bukan pertama kali digaungkan pria yang oleh pendukungnya disebut sebagai “Raja Bibi” ini.

Perjuangan melawan terorisme sudah dia mulai saat menjadi prajurit muda. Isu keamanan ini juga menjadi pendorongnya untuk aktif di ranah politik Israel.

Jajak pendapat di Israel menilai keberhasilannya bahkan tidak terlepas dari citranya sebagai orang yang paling bisa menjaga Israel dari kekuatan musuh di Timur Tengah.

Asap mengepul dari serangan udara Israel di Kompleks Hanadi di Kota Gaza, yang dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, pada 11 Mei 2021.
Asap mengepul dari serangan udara Israel di Kompleks Hanadi di Kota Gaza, yang dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, pada 11 Mei 2021. (AFP)

Dia mendahulukan masalah keamanan di atas setiap diskusi perdamaian.

Pria yang kini berusia 71 tahun ini juga sudah sejak lama memperingatkan bahaya eksistensial bagi Israel dari Iran.

Prajurit Berpengalaman

Halaman
1234
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved