Breaking News:

BI Cirebon Klaim Temuan Uang Palsu di Ciayumajakuning Menurun Setiap Tahunnya, Tahun Ini Baru 930

Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon mengklaim temuan uang palsu di Ciayumajakuning menurun setiap tahunnya.

tribunnews.com
Ilustrasi uang 

Agar masyarakat mampu mengenal karakteristik dan desain rupiah, memperlakukan rupiah secara tepat, dan menjaga diri dari kejahatan uang palsu.

Kebutuhan Selama Ramadan

Kantor Perwalikan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon memprediksi kebutuhan uang masyarakat Ciayumajakuning selama ramadan hingga Idulfitri mencapai Rp 2,575 triliun.

Bakti Artanta mengatakan, jumlah tersebut meningkat relatif sangat kecil dibanding tahun lalu.

Pasalnya, pandemi Covid-19 yang melanda sejak 2020 masih berlangsung hingga kini.

"Alasan utamanya karena saat ini sektor ekonomi belum sepenuhnya pulih," ujar Bakti Artanta saat ditemui di KPw BI Cirebon, Jalan Yos Sudarso, Kota Cirebon, Sabtu (24/4/2021).

Ia mengatakan, kebutuhan uang masyarakat Ciayumajakuning pada ramadan dan Lebaran tahun lalu hanya mencapai Rp 2,538 triliun.

Jumlah tersebut hampir hanya separuh dari kebutuhan uang ramadan dan Lebaran 2019 yang mencapai Rp 4,123 triliun.

Sementara kebutuhan uang di momen ramadan dan Idulfitri 2018 tercatat mencapai Rp 2,522 triliun.

"Kami menyiapkan Rp 5,7 triliun uang baru pada tahun ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Ciayumajakuning," kata Bakti Artanta.

Pihaknya juga bekerja sama dengan bank umum dan BPR untuk memenuhi kebutuhan uang baru di masyarakat pada momen ramadan dan Lebaran tahun ini.

Sebanyak 174 lokasi penukaran uang baru tersebar di seluruh wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved