Breaking News:

Pemekaran Kabupaten Indramayu Barat Tinggal Menunggu Moratorium, Panitia Berikan Bocoran

Sukamto menjelaskan, kewenangan dalam proses selanjutnya menjadi ranah Gubenur Jawa Barat untuk menyampaikan ke pemerintah pusat.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Panitia pembentukan Kabupaten Indramayu Barat saat menghadiri penandatangan persetujuan Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) oleh pemerintah provinsi Jawa Barat dan DPRD Jabar, Senin (19/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pembentukan Kabupaten Indramayu Barat kini tinggal menunggu moratorium dicabut pemerintah pusat.

Hal inilah yang membuat Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang penataan daerah belum terbit.

Dalam hal ini, Ketua Panitia Pembentukan Kabupaten Indramayu Barat (PPKIB), Sukamto memberikan bocoran.

Berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, moratorium itu akan berakhir pada akhir tahun 2021 nanti.

"Atau paling lambat pada awal 2022," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (19/4/2021).

Baca juga: Kecamatan Losarang dan Cikedung Tak Masuk Wilayah Kabupaten Indramayu Barat, Ternyata Ini Alasannya

Baca juga: Blok Harendong Kroya Sudah Diramal Orang Tua Dahulu Bakal Jadi Pusat Keramaian, Kini Segera Terwujud

Sukamto menjelaskan, kewenangan dalam proses selanjutnya menjadi ranah Gubenur Jawa Barat untuk menyampaikan ke pemerintah pusat.

Kendati demikian, disampaikan dia, Gubernur juga meminta peran aktif dari masyarakat untuk terus mendorong proses pemekaran daerah.

Hal ini dikarenakan, Provinsi Jawa Barat sangat tertinggal dari provinsi lain.

Contohnya, seperti Provinsi Jawa Timur yang kini memiliki 43 Kabupaten/kota dan Provinsi Jawa Tengah dengan 38 Kabupaten/kota.

"Sedangkan di Jabar baru 27 Kabupaten/kota, dari sisi keadilan memang tidak adil kerena nilai anggaran dari pemerintah pusat yang diberikan ke daerah itu bukan berdasarkan banyak kecilnya penduduk, tapi jumlah kabupaten kota," ujarnya.

Masih disampaikan Sukamto, ini menjadi kerugian bagi Jawa Barat karena kehilangan triliunan rupiah setiap tahunnya yang diakibatkan sedikitnya jumlah kabupaten/kota.

Baca juga: Polisi di Jabar Bisa Menyita Kendaraan Jika Warga Tetap Nekat Mudik Pada 6-17 Mei Nanti

Baca juga: LOWONGAN KERJA BUMN Terbaru PT Pos Indonesia Butuh Lulusan SMA/SMK dan S1 Buruan Cek Disini

Ia mengatakan, perjuangan yang dilakukan pihaknya tersebut juga sejalan dengan keinginan Gubenur Jawa Barat untuk mengejar ketertinggalan.

Pihaknya pun akan terus mengawal hingga pemekaran Kabupaten Indramayu Barat khususnya bisa benar-benar terealisasi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved