Breaking News:

Atalia Ridwan Kamil Rindukan Kebersamaan saat Buka Puasa, Kini Hanya Bisa Buka Bersama On The Screen

Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil merindukan kehangatan dan kebersamaan berbuka puasa

Istimewa
Istri Gubernur Jawa Barat, Atalia Praratya, menjalani isolasi mandiri di salah satu ruangan di Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat di Gedung Pakuan, Kota Bandung, mulai Sabtu (17/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil merindukan kehangatan dan kebersamaan berbuka puasa dengan masyarakat dalam Buka Puasa on the Street (Bubos).

Pada 2019, Bubos digelar secara luring di Gedung Sate, Kota Bandung. Sekitar 10.000 masyarakat hadir secara langsung. Sedangkan 27.000 masyarakat yang tersebar di 27 kabupaten/kota pun mengikuti acara tersebut.

“Bubos di 2019 kebersamaannya terasa dengan luar biasa, karena di momen tersebut kita makan sama-sama ngampar di bawah bersama dengan Pak Gubernur dan masyarakat termasuk hadirnya komunitas lintas agama," kata Atalia dalam Podcast Juara di kanal Jabarprov TV yang diunggah Senin (19/4/2021).

"Momen kebersamaan muncul karena kita harus bisa saling mencintai kita bisa berkolaborasi bersama-sama,” imbuhnya.

Baca juga: Istri Gubernur Jabar Bagikan Kabar Buruk, Atalia Praratya Tak Bisa Cium Bau Imbas Kena Covid-19

Baca juga: Atalia Praratya Kena Corona Padahal Sudah Divaksin, Ridwan Kamil & Si Cinta Pisah Ranjang Sementara

Dalam Podcast Juara, Atalia juga menceritakan inovasi Bubos sejak pertama kali digelar pada 2016 atau jauh sebelum pandemi COVID-19.

“Kita tuh bertahap, pertama (di tahun 2016) 5.000 peserta di Braga Pendek, antusiasmenya luar biasa, pada saat itu jalan ditutup. Tahun berikutnya, (tahun 2017), 10.000 peserta, kita masih level di Kota Bandung," ucapnya.

"Tahun berikutnya (2018), 10.000 peserta di Jalan Asia Afrika Besar, selanjutnya (tahun 2019) di tingkat Provinsi Jawa Barat dan di 27 kota dan kabupaten. Atas dasar itu kita berpikir ini harus terus ada inovasi," tambahnya.

Atalia menjelaskan jika pada awalnya, ide Bubos ini terinspirasi dari kebersamaan masyarakat di Turki dan Mekah. Di Turki, setiap keluarga menyediakan tempat di depan rumah untuk berbuka puasa. Orang yang melewat rumah dapat ikut bergabung.

"Kalau di Mekah biasanya pada saat menjelang buka puasa, mereka sudah pasang plastik  biasanya (di atasnya ada) kurma dengan minuman susu Arab, inspirasinya dari situ. Kita buat program (Bubos) ini sejak enam tahun yang lalu," katanya. 

Perhelatan Bubos yang bertransformasi, dari “Buka Puasa On The Street” menjadi  “Buka Puasa On the Screen” dinilai Atalia sebagai bentuk adaptasi kebahagiaan baru di masa pandemi. Atalia berpesan, momen kebersamaan harus disikapi sesuai perkembangan kondisi.

Tahun ini, Bubos 5 dilaksankan secara hybrid yakni luring dan daring untuk menghindari kerumunan  dan menerapkan protokol kesehatan yang maksimal. Meski begitu, kehangatan dan kebersamaan tidak akan berkurang.

Atalia mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat dapat terlibat dalam acara Bubos 5 ini pada tanggal 24 April 2021 secara virtual.

Informasi mengenai Bubos 5 lebih lanjut dapat diakses di Instagram @humas_jabar, @jabarprovgoid dan perangkat daerah se-Jabar.

Baca juga: Farshad Noor Disimpan, Ezra dan Wander Main Sejak Awal, Ini Starting Line Up Persib vs PS Sleman

Baca juga: Link Live Streaming PSS Sleman vs Persib Bandung, Berikut Prediksi Susunan Pemain

Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved