Tabrakan Kapal di Perairan Balongan
Belasan ABK Penyintas Masih Berada di Lautan Setelah Dievakuasi MV Habco Pioneer
Dari sebayak 32 anak buah kapal (ABK) Barokah Jaya, sebanyak 15 di antaranya berhasil dievakuasi oleh kapal Habco Pionner.
Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Turunkan BSG
Badan SAR Nasional (Basarnas) menerjunkan personel Basarnas Special Group atau disingkat (BSG) dalam pencarian 17 anak buah kapal (ABK) MV Barokah Jaya yang hilang di perairan utara Balongan, Indramayu, Sabtu (3/4/2021).
Jumlah personel Basarnas yang turut dalam operasi SAR ini sebanyak 30 orang. Mereka ikut dalam KN SAR Wisnu Jakarta yang berangkat dari Dermaga Inggom Tanjung Priok pada pukul 21.24.
Diperkirakan KN SAR Wisnu akan tiba di lokasi sekitar pukul 06.24 WIB.
Di dalam personel Basarnas yang turut dalam operasi SAR ini terdapat 11 penyelam BSG. Sisanya sebanyak19 adalah ABK.
Apa itu BSG? Basarnas Special Group atau BSG merupakan tim elite Basarnas yang mempunyai keahlian khusus.
Basarnas Special Group dibentuk guna membantu dan mempercepat penyelenggaraan operas SAR pada musibah penerbangan pelayaran, bencana dan musibah lainnya yang berskala nasional, atau memiliki tingkat kesulitan tinggi yang tidak dapat ditangani sendiri oleh Kantor SAR.
Baca juga: Hingga Kamis Siang Korban Hanyut di Cisanggarung Belum Ditemukan, Basarnas Cirebon Alih Komando SAR
Baca juga: Bacaan Niat Puasa Qadha, Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadhan 1442 H Kota Cirebon & Sekitarnya
Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Minggu 4 April 2021, Cancer Merasa Kurang Puas, Aries Si Dia Butuh Perhatian
Personel Basarnas Special Group terdiri dari personel Basarnas terpilih yang telah melalui sejumlah tahapan seleksi, yaitu seleksi administrasi, tes psikologi, kesehatan fisik, kesehatan jiwa, dan kesamaptaan.
Setelah lulus seleksi, calon BSG wajib menjalani diklat. Diklat yang dimaksud meliputi dasar-dasar dan pengetahuan di berbagai bidang.
Rinciannya, yaitu Medical First Responder (MFR), High Angle Rescue Technique (HART), Jungle Rescue, Water Rescue, Heli Rescue, Collapsed Structure Search and Rescue (CSSR), dan Terjun Payung.
Diketahui, BSG terdiri dari tiga tim dengan kemampuan bidang yang berbeda.
Setiap tim yang dipimpin seorang Komandan Pleton ini terdiri dari Underwater Rescue, Urban SAR, dan Aviation Rescue.
Komandan Basarnas Special Group (BSG) Charles Batlajery menjelaskan, BSG berbeda dengan personel Basarnas biasa.
"Kami diajari segala kemampuan penyelamatan, baik di udara, laut, dan di daratan. Sedangkan, anggota biasa hanya diajarkan satu bidang keterampilan saja," ujar Charles.
Diberitakan sebelumnya, Tabrakan kapal terjadi di perairan utara Balongan Kabupaten Indramayu, Sabtu (3/4/2021).