Breaking News:

Sederet Curhat Para Istri di Pangandaran Nekat Ajukan Cerai: Suami Perhitungan hingga Tukang Bohong

Guncangan rumah tangga yang memicu perceraian, tak hanya dialami kaum selebritis yang kerap jadi bahan pemeberitaan media.

Editor: dedy herdiana
tribun jateng
Ilustrasi perceraian. Sederet Masalah Para Istri di Pangandaran Hingga Nekat Cerai: Suami Perhitungan, Tukang Bohong, dll 

Menurut Ia, daripada menjadi pikiran dan bertambah dosa, dirinya lebih memilih untuk cerai sekalian.

"Kalau anak, keduanya ikut dengan saya. Karena saya yang melahirkan bukan bapanya," ucap kesalnya. 

Sementara warga Cijulang, Rinrin (25) memaparkan, Ia memilih untuk cerai karena sudah merasa tertipu oleh mantan suaminya.

Pertama ngakunya kalau sudah nikah, ingin apapun mau dikasih, tapi buktinya sampai satu setengah tahun ini tidak ada.

"Ngomong nya mau ngasih ini, ngasih itu. Tapi faktanya nol, yang ada banyak bohongnya. Untung belum punya anak, kalau sudah punya, mau seperti masa depan anak saya nantinya," ucapnya.

Menurut Rinrin, intinya Ia tidak mau masa depan nantinya susah gara gara kebohongan mantan suami

"Selama menjadi suami istri, Saya selalu sabar dan terus mengalah. Tak salah kan, kalau cerai," katanya sambil merengut.

Ternyata, faktor ekonomi merupakan salah satu dasar permasalahan melonjaknya angka kasus perceraian di wilayah Kabupaten Pangandaran.

Namun sebenarnya, masalah ekonomi ini masih bisa diatasi bila pasangan itu mampu bersabar dan tetap mampu menjalin keharmonisan keluarga dan tetap saling mencintai.

Tapi bila tidak, percekcokan akan mulai terpicu hingga akhirnya sampai ke puncak kekesalan dengan mengucapkan kata cerai.

Baca juga: VIRAL Video Syur Berdurasi 3 Menit di Sebuah Hotel di Bogor Beredar di Medsos, Wanitanya Baju Merah

Baca juga: PSK di Bawah Umur Tarif Rp 2 Juta Ditawarkan Via WA, Ternyata Muncikarinya Pun Baru Berusia 18 Tahun

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved