Sederet Curhat Para Istri di Pangandaran Nekat Ajukan Cerai: Suami Perhitungan hingga Tukang Bohong
Guncangan rumah tangga yang memicu perceraian, tak hanya dialami kaum selebritis yang kerap jadi bahan pemeberitaan media.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Padna
TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN - Guncangan rumah tangga yang memicu perceraian, tak hanya dialami kaum selebritis yang kerap jadi bahan pemeberitaan media.
Ajuan gugat cerai juga banyak diajukan para kaum istri di kalangan masyarakat biasa.
Seperti yang terjadi di Pangandaran, Jawa Barat sekarang ini, sesuai dengan pengakuan alias curhatnya, tak sedikit para istri di sana mengajukan cerai.
Baca juga: Wanita di Pangandaran Pilih Pisah Dengan Suaminya, Daripada Jadi Pikiran dan Dosa Mendingan Cerai
Baca juga: AIB Nissa Sabyan Terbongkar, Heboh Dituduh Menjadi Pelakor dan Sebabkan Perceraian Ayus Sabyan
Salah seorang warga yang mengikuti sidang perceraian, Ani Suryani (36) mengungkapkan, bahwa sidang cerai tadi, karena Ia menganggap suaminya terlalu perhitungan.
"Mantan suami Saya, terlalu perhitungan dengan masalah keuangan. Pengeluaran untuk biaya anak saja, sering dipertanyakan," kata Ani saat ditemui Tribunjabar.id seusai Sidang Perceraian di Balai Sidang Pengadilan Agama (PA) Ciamis yang berlokasi di jalan Babakan, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (16/3/2021).
Ani menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari dan biaya anak saja, makin sini semakin sulit.
"Apalagi, seakan-akan menganggap saya menghambur hamburkan uang. Yang ada malah bikin pusing," ucap Ani yang merupakan warga Padaherang
Ia mengungkapkan, sudah mendingan kalau ngasih uangnya tiap hari, sudah jarang ngasih uang ditambah ngomong terus.
"Ini jangan, itu jangan, belum harus ini, harus itu. Lama kelamaan kan jengkel dan bikin panas pikiran," ucap Ani.
Baca juga: Berunding di Hadapan Orangtua dan Mertua, Wanita Ini Minta Cerai, Suami Ngamuk, Tembak Si Wanita
Baca juga: Meghan Markle dan Pangeran Harry Disebut Diambang Perceraian, Ini Penjelasannya
Menurut Ia, daripada menjadi pikiran dan bertambah dosa, dirinya lebih memilih untuk cerai sekalian.
"Kalau anak, keduanya ikut dengan saya. Karena saya yang melahirkan bukan bapanya," ucap kesalnya.
Sementara warga Cijulang, Rinrin (25) memaparkan, Ia memilih untuk cerai karena sudah merasa tertipu oleh mantan suaminya.
Pertama ngakunya kalau sudah nikah, ingin apapun mau dikasih, tapi buktinya sampai satu setengah tahun ini tidak ada.
"Ngomong nya mau ngasih ini, ngasih itu. Tapi faktanya nol, yang ada banyak bohongnya. Untung belum punya anak, kalau sudah punya, mau seperti masa depan anak saya nantinya," ucapnya.