Breaking News:

Wanita di Pangandaran Pilih Pisah Dengan Suaminya, 'Daripada Jadi Pikiran dan Dosa Mendingan Cerai'

sebelum ke faktor ekonomi ada beberapa hal yang terjadi di dalam (internal suami istri) yang mengakibatkan perceraian.

freepik.com
Ilustrasi 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN - Faktor ekonomi merupakan salah satu dasar permasalahan melonjaknya angka kasus perceraian di wilayah Kabupaten Pangandaran.

Namun, sebelum ke faktor ekonomi ada beberapa hal yang terjadi di dalam (internal suami istri) yang mengakibatkan perceraian.

Seperti yang diungkapkan oleh kedua orang yang tengah mengikuti sidang perceraian di Balai Sidang Pengadilan Agama (PA) Ciamis yang berlokasi di jalan Babakan, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (16/3/2021).

Salah seorang warga Padaherang yang mengikuti sidang perceraian, Ani Suryani (36) mengungkapkan, bahwa sidang cerai tadi, karena Ia menganggap suaminya terlalu perhitungan.

"Mantan suami Saya, terlalu perhitungan dengan masalah keuangan. Pengeluaran untuk biaya anak saja, sering dipertanyakan," kata Ani saat ditemui Tribunjabar.id seusai Sidang Perceraian, Selasa (16/3/2021).

Ani menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari dan biaya anak saja, makin sini semakin sulit.

"Apalagi, seakan-akan menganggap saya menghambur hamburkan uang. Yang ada malah bikin pusing," ucapnya.

Ia mengungkapkan, sudah mendingan kalau ngasih uangnya tiap hari, sudah jarang ngasih uang ditambah ngomong terus.

"Ini jangan, itu jangan, belum harus ini, harus itu. Lama kelamaan kan jengkel dan bikin panas pikiran," ucap Ani.

Halaman
123
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved