Masih Ada 622 Pelayan Publik di Majalengka yang Belum Divaksin Covid-19
Namun, sebanyak 580 orang di Majalengka tertunda dalam pelaksanaan vaksinasi dosis pertama.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Masih ada 622 pelayan publik di Kabupaten Majalengka yang belum divaksin.
Hal itu terlihat di Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Majalengka yang di-update per Rabu (17/3/2021).
Dalam data tersebut, tercatat sasaran vaksin untuk kalangan pelayan publik berjumlah 45.885 orang.
Untuk dosis pertama, vaksin yang datang berjumlah 5.818 atau sekitar 12.67 persen.
Sementara, sebanyak 2.464 dosis vaksin datang di dosis kedua.
Baca juga: Suami Bunuh Istri Lalu Menidurinya di Kamar Kontrakan, Pelaku Rekayasa Seolah-olah Istri Bunuh Diri
Baca juga: Wanita di Pangandaran Pilih Pisah Dengan Suaminya, Daripada Jadi Pikiran dan Dosa Mendingan Cerai
Namun, sebanyak 580 orang tertunda dalam pelaksanaan vaksinasi dosis pertama.
Sedangkan, pada dosis kedua sebanyak 42 orang belum melakukan vaksinasi.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Majalengka, Gandana Purwana mengatakan, masih adanya pelayan publik yang tertunda untuk divaksin disebabkan faktor kesehatan.
Ada yang tensinya tinggi, suhu tubuhnya tinggi maupun sudah terkonfirmasi positif Covid-19.
"Sekarang mah, yang ditunda vaksin dosis dua teh faktor kesehatan. Ada juga yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19," ujar Gandana, Rabu (17/3/2021).
Sehingga, jelas dia, bagi yang tertunda vaksin akibat terkonfirmasi positif Covid-19, harus menunggu hingga tiga bulan ke depan.
Adapun, dari jumlah sasaran pelayan publik yang divaksin hingga saat ini berjumlah 7.660 orang.
"Data itu tahap kedua termin pertama vaksinasi untuk pelayanan publik yang mana para ASN, TNI-Polri menjadi penerima vaksinasi tersebut," ucapnya.
Baca juga: Viral Pria Ganteng di Tasikmalaya Mirip Aldebaran Sinetron Ikatan Cinta, Kerabat dan Tetangga Heboh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/vaksinasi-di-pasar-sindangkasih-sepi.jpg)