Breaking News:

Suami Bunuh Istri Lalu Menidurinya di Kamar Kontrakan, Pelaku Rekayasa Seolah-olah Istri Bunuh Diri

Sebelumnya, geger penemuan jasad buruh (IM) yang merupakan istri pelaku di kamar kontrakan di Cibadak Sukabuumi

Shutterstock
Ilustrasi pembunuhan. 
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin
TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Dhafi A Arsyad menuntut RS (27) pelaku pembunuhan terhadap istrinya, IM di kamar kontrakan di Kampung Babakan RT 02 RW 07 Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak 15 tahun penjara.
Sebelumnya, geger penemuan jasad buruh (IM) yang merupakan istri pelaku di kamar kontrakan di Cibadak pada Senin (19/10/2021) lalu.
Informasi diperoleh Tribunjabar.id, saat penemuan jasad IM ditemukan dengan posisi telentang, wajah tertutup bantal dan terdapat luka iris di tangan kanan. 
Awalnya memang, terkesan IM mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Namun, ternyata setelah dikembangkan oleh kepolisian korban dibunuh oleh RS yang merupakan suami korban. 
Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Dista Anggara mengatakan, kasus ini telah memasuki masa persidangan dengan agenda pembacaan tuntunan. 
"Perkara pembunuhan dengan terdakwa RS ini masuk masa persidangan dengan agenda pembacaan tuntunan, terdakwa RS dituntut 15 tahun penjara oleh JPU," ujarnya, Rabu (17/3/2021).
Diketahui, sebelum RS membunuh IM, keduanya sempat terlibat cekcok atau perselisihan rumah tangga.
"Saat peristiwa pembunuhan itu terjadi di kontrakan korban, antara terdakwa dan korban terjadi perselisihan sehingga memicu amarah terdakwa hingga terjadinya pembunuhan," jelasnya.
Setelah membunuh istrinya itu, pelaku kemudian sempat menyetubuhinya. Setelah itu merekayasa seolah-olah sang istri bunuh diri.
Diketahui, pascasidang pembacaan tuntutan ini akan dilanjutkan sidang pleidoi atau pembelaan dari terdakwa.
Kasus Serupa
Beberapa waktu lalu di Sukabumi juga terjadi peristiwa yang serupa. Seorang suami membunuh istrinya yang dipicu  cekcok rumah tangga. Bedanya, pelaku yang adalah suami, yang mencoba bunuh diri setelah membacok istrinya hingga tewas.
Seorang istri di Kampung Cipaku RT 11 RW 03, Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat jadi korban pembacokan.
Paur Humas Polres Sukabumi Ipda Aah Saepul Rohman mengatakan, U (33) dibacok oleh suaminya berinisial R (38) sekitar pukul 22.00 WIB, Minggu (10/1/2021) malam.
"Itu kejadian tadi malam pukul 22.00 WIB. Kejadian penganiayaan dan percobaan bunuh diri," ujarnya via telepon, Senin (11/1/2021).
Ia menjelaskan, sebelum melalukan pembacokan, R dan U sempat cekcok karena permasalahan rumah tangga.
R yang merupakan seorang nelayan naik pitam sampai membacok istrinya dengan golok di bagian kepala dan pundak. 
Setelah membacok U, R melakukan percobaan bunuh diri dengan menusukkan golok ke perutnya.
"Kronologinya cekcok antara suami istri. Sodara R cekcok dengan istrinya sodara U (38). Jadi sodara R itu membacok istrinya sodari U dengan golok yang mengakibatkan luka bacokan di bagian kepala.
"Setelah membacok tersebut si suaminya sodara R kemudian mencoba melakukan bunuh diri dengan menusuk perutnya sendiri, dan sekarang sedang dirawat di RSUD Jampang Kulon. Sekarang masih ditangani tim medis, dua-duanya di rumah sakit," terangnya.
"U alami luka bacokan di kepala bagian belakang, luka bacokan di pundak kiri dan kanan bagian belakang," jelasnya.
Dihubungi terpisah, Humas RSU Jampang Kulon Lia Desty membenarkan, ada dua pasien yang masuk dari Kampung Cipaku yang mengalami luka bacok dan tusukan.
"Kronologi lengkapnya saya gak tahu, tapi memang ada dua pasien yang masuk dengan luka bacok dan tusuk," ujarnya singkat. (M Rizal Jalaludin)
 
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved