Sarbumusi Majalengka Dorong Penguatan Gerakan Buruh Lintas Daerah, Ini Tujuannya
Sarbumusi Majalengka terus mendorong penguatan gerakan buruh lintas daerah, ini tujuannya
Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ringkasan Berita:
- Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Majalengka terus mendorong penguatan gerakan buruh lintas daerah
- Itu dilakukan sebagai strategi membangun solidaritas dan meningkatkan kapasitas pekerja di tengah tantangan dunia industri
- Hal ini ditandai dengan konsolidasi organisasi yang melibatkan berbagai daerah, termasuk Majalengka dan Garut untuk memperkuat basis buruh hingga ke tingkat pabrik
Laporan Adim Mubaroq
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Majalengka terus mendorong penguatan gerakan buruh lintas daerah sebagai strategi membangun solidaritas dan meningkatkan kapasitas pekerja di tengah tantangan dunia industri.
Hal ini ditandai dengan konsolidasi organisasi yang melibatkan berbagai daerah, termasuk Majalengka dan Garut untuk memperkuat basis buruh hingga ke tingkat pabrik.
Ketua DPC Sarbumusi Majalengka, Ilham Lahiyah, mengatakan penguatan lintas daerah menjadi langkah penting untuk membangun gerakan buruh yang lebih solid dan terorganisir.
Ia menilai, kolaborasi antarwilayah penting agar perjuangan buruh tidak berjalan sendiri-sendiri.
Baca juga: Tiket Pertandingan Persib VS Arema FC Tersedia di Persib App, Ini Daftar Harganya
“Dengan kolaborasi lintas daerah, kita bisa saling berbagi pengalaman, memperkuat jaringan, dan menyatukan langkah perjuangan buruh,” kata Ilham, Minggu (19/4/2026).
Ilham menuturkan, sebagai organisasi yang didirikan oleh ulama Nahdlatul Ulama sejak 1955, Sarbumusi memiliki mandat khusus dalam memperjuangkan hak-hak pekerja dengan pendekatan keagamaan dan sosial.
Menurutnya, Sarbumusi kini mulai fokus memperluas jangkauan ke basis-basis pekerja di pabrik serta membangun konsolidasi internal agar organisasi semakin kuat.
"Kami berharap terbentuk jaringan buruh yang solid, kompeten, dan memiliki daya tawar lebih tinggi dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja di berbagai sektor industri," tuturnya.
Sementara itu, Pembina DPC Sarbumusi Majalengka, Adi Rodiansyah, menekankan bahwa perjuangan buruh harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Tidak cukup hanya menuntut kenaikan gaji. Buruh juga harus meningkatkan kompetensi, baik teknis maupun soft skill, agar lebih produktif dan profesional,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPC Sarbumusi Kabupaten Garut, Ramlan Gumilar, hadir sebagai narasumber dan membagikan pengalaman dalam membangun organisasi buruh yang kuat di daerahnya.
Baca juga: Polres Majalengka Sita 187 Botol Miras, Satu Pengedar Obat Terlarang Diringkus
“Penguatan organisasi itu dimulai dari basis. Kalau struktur di bawah kuat, maka gerakan buruh akan solid dan tidak mudah goyah,” katanya.
Ramlan menambahkan, konsolidasi lintas daerah menjadi langkah penting untuk memperbesar kekuatan buruh secara kolektif.
“Gerakan buruh tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus ada konsolidasi lintas daerah agar kekuatan kita semakin besar dan terorganisir,” kata dia.
Kegiatan juga dihadiri unsur Nahdlatul Ulama tingkat kecamatan, termasuk Ketua MWC NU Jatitujuh, Moch Hasyim, bersama jajaran badan otonom lainnya.
| Contoh Amanat Pembina Upacara Hari Kartini 21 April 2026, Inspiratif dan Penuh Makna |
|
|---|
| Teka-teki Kontrak Bojan Hodak di Persib Bandung, Pergi di Akhir Musim atau Bertahan |
|
|---|
| Jelang Pemilihan Ketua PPP Majalengka, Nama M Fajar Menguat, Tanda-tanda Dua Periode |
|
|---|
| Bos Dewa United Dirikan Yayasan, Fokus Bantu Atlet Tanah Air yang Kesusahan, Donasi Rp500 Juta |
|
|---|
| Gempa Terkini di Jawa Barat, Baru Saja Melanda Tasikmalaya Malam Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Serikat-Buruh-Muslimin-Indonesia-Sarbumusi-Majalengka-terus-mendorongSS.jpg)