Breaking News:

Petugas Lapas II B Indramayu Curiga Kamar Mandi Terkunci, Saat Didobrak Ada Napi Gantung Diri

Narapidana itu tewas dalam keadaan leher terlilit kabel audio system yang diikat pada teralis jendela kamar mandi.

Tribun Jogja - Tribunnews.com
Ilustrasi Gantung Diri 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kejadian seorang narapidana tewas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Indramayu kembali terjadi, Jumat (12/3/2021).

Narapidana kasus narkoba berinisial SUP (37) warga Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu itu ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi.

Berdasarkan informasi yang diterima Tribuncirebon.com, kejadian itu bermula saat penjaga lapas hendak pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil.

Namun, saat hendak masuk kamar mandi itu terkunci dari dalam, petugas itu pun lalu masuk ke kamar mandi yang ada di sebelahnya dan setelah selesai kembali ke pos jaga.

Di pos jaga, ia menceritakan kejadian ada kamar mandi yang terkunci dari dalam di kamar mandi.

Baca juga: Potensi Gempa Megathrust di Indonesia Berdampak Katastropik Tsunami Lebih dari 10 Meter

Baca juga: Masjid di Tasik Tertimpa Tembok Penahan Tebing yang Longsor, Dua Rumah Terancam Longsor Susulan

Baca juga: Seorang Ayah Divonis 212 Tahun Penjara Usai Tenggelamkan 2 Anak Autisnya Demi Dapatkan Asuransi

Merasa ada yang tidak beres, penjaga itu bersama rekannya lalu kembali memeriksa kamar mandi dan mendobrak paksa pintu yang terkunci.

Keduanya pun kaget setelah menyaksikan ada narapidana yang tewas gantung diri.

Narapidana itu tewas dalam keadaan leher terlilit kabel audio system yang diikat pada teralis jendela kamar mandi.

Saat dikonfirmasi wartawan, Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang melalui Kapolsek Indramayu Kota AKP Suhendi membenarkan kejadian tersebut.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut soal kasus tersebut.

"Benar, sudah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap korban. Dokter dan petugas kami menyimpulkan napi meninggal karena gantung diri, diperkirakan lima atau enam jam sebelum ditemukan," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved